Buaya 5 Meter Muncul di Dekat Permukiman Bantaran Sungai Arut
Selasa, 09 Oktober 2018 - 17:36 WIB
Buaya 5 Meter Muncul di Dekat Permukiman Bantaran Sungai Arut
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Warga bantaran Sungai Arut, RT 11B, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) , Kalteng dihebohkan dengan munculnya buaya muara.
Irawan yang merupakan warga setempat menuturkan, munculnya buaya tersebut dilihat pertama kali oleh ayahnya di dekat tongkang PT Korindo saat mengantar penumpang menggunakan getek (perahu kecil). Kemudian warga sekitar bantaran di RT 11B melihat kembali di belakang lanting sekitar pukul 17.30 WIB.
"Ada tiga kali muncul, pertama di lihat ayah saya dekat tongkang korindo, kedua di belakang lanting (jamban), dan ke tiga dekat lanting habis magrib," ujar Irawan, di rumahnya, Selasa (9/10/2028).
Dikatakan, panjang buaya muara tersebut sekitar 6 meter. Hingga Selasa (9/10/2018) sore warga sekitar bantaran Sungai Arut Kelurahan Mendawai tidak berani beraktivitas lantaran takut dengan kemunculan buaya tersebut. "Sepi aktivitas warga di lanting, ada yang berani tapi juga tetap waspada. Tadi sudah ada petugas BKSDA yang datang," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 11A Sardi membenarkan kehebohan munculnya buaya muara diketahuinya setelah pulang memancing. Warga ramai berkumpul di bantaran sungai Arut untuk sekedar melihat buaya tersebut. "Iya kemarin rame yang melihat, kalau saya tidak melihat secara langsung," sebutnya.
Kemunculan buaya yang menghebohkan warga Kelurahan Mendawai tersebut kini dalam pengawasan Petugas SKW II BKSDA Kalteng. "Iya nanti akan kita cek," kata Kepala Seksi BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun, Agung Widodo.
Irawan yang merupakan warga setempat menuturkan, munculnya buaya tersebut dilihat pertama kali oleh ayahnya di dekat tongkang PT Korindo saat mengantar penumpang menggunakan getek (perahu kecil). Kemudian warga sekitar bantaran di RT 11B melihat kembali di belakang lanting sekitar pukul 17.30 WIB.
"Ada tiga kali muncul, pertama di lihat ayah saya dekat tongkang korindo, kedua di belakang lanting (jamban), dan ke tiga dekat lanting habis magrib," ujar Irawan, di rumahnya, Selasa (9/10/2028).
Dikatakan, panjang buaya muara tersebut sekitar 6 meter. Hingga Selasa (9/10/2018) sore warga sekitar bantaran Sungai Arut Kelurahan Mendawai tidak berani beraktivitas lantaran takut dengan kemunculan buaya tersebut. "Sepi aktivitas warga di lanting, ada yang berani tapi juga tetap waspada. Tadi sudah ada petugas BKSDA yang datang," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 11A Sardi membenarkan kehebohan munculnya buaya muara diketahuinya setelah pulang memancing. Warga ramai berkumpul di bantaran sungai Arut untuk sekedar melihat buaya tersebut. "Iya kemarin rame yang melihat, kalau saya tidak melihat secara langsung," sebutnya.
Kemunculan buaya yang menghebohkan warga Kelurahan Mendawai tersebut kini dalam pengawasan Petugas SKW II BKSDA Kalteng. "Iya nanti akan kita cek," kata Kepala Seksi BKSDA Kalteng SKW II Pangkalan Bun, Agung Widodo.
(nag)