Dilewati Arak-arakan Pendekar, 3 Warga Luka, 7 Motor dan 10 Rumah Rusak

Minggu, 07 Oktober 2018 - 15:16 WIB
Dilewati Arak-arakan...
Dilewati Arak-arakan Pendekar, 3 Warga Luka, 7 Motor dan 10 Rumah Rusak
A A A
TULUNGAGUNG - Tiga warga Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, terluka setelah dianiaya massa beratribut perguruan silat saat menggelar arak-arakan (konvoi) Minggu (7/10/2018) dini hari.

Massa yang berjumlah ribuan itu juga merusak tujuh unit sepeda motor. Para pendekar itu juga melempari rumah warga dengan batu. Sedikitnya 10 rumah termasuk tempat ibadah (musala), rusak.

"Karena malam ya, jadi mungkin tidak terlihat kalau itu musala. Informasinya memang ada musala yang kelempar," ujar Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Khoiril kepada wartawan Minggu (7/10/2018).

Dua korban menglamai luka cukup serius langsung dirawat di puskesmas setempat. Sedangkan satu orang dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab timbulnya aksi penganiayaan dan pengerusakan.

Informasi yang dihimpun, rombongan massa perguruan silat itu berasal dari wilayah Kecamatan Campur Darat. Massa yang berpakaian serba hitam itu tengah mengadakan acara sah sahan (pengesahan keanggotaan perguruan silat) di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Insiden penyerangan disertai pengerusakan terjadi saat rombongan itu pulang ke Campurdarat. Situasi sepanjang jalan yang dilalui rombongan berubah mencekam. Akibat aksi anarkis itu, sejumlah massa dari perguruan silat lain merasa tidak terima.

Mereka mendatangi Polres Tulungagung, menuntut aksi penganiayaan dan pengerusakan diusut tuntas. Sebab para korban yang dianiaya diduga anggota mereka.

Khoiril mengaku harus berhati-hati menangani kasus ini. Meski atribut yang dikenakan sudah jelas, dia belum bisa memastikan pelaku anggota perguruan silat tertentu. Kalaupun nanti terbukti, kata Khoiril dirinya memilih menyebut oknum. "Ini yang melakukan oknum. Bukan organisasinya," jelasnya.

Hingga saat ini aparat kepolisian masih mengumpulkan bukti dan pemeriksaan saksi, yakni terutama saksi korban. Hingga sejauh ini aparat kepolisian belum menetapkan tersangka.

Ketua Perguruan Silat Pagar Nusa Tulungagung Moh Ubaidilah Suwito meminta kasus anarkisme massa itu diusut tuntas. Menurut dia hukum harus ditegakkan. "Masalah ini harus diusut tuntas," tegasnya.
(wib)
Berita Terkait
Tidak Terima Motornya...
Tidak Terima Motornya Dahului, Pria di Tomohon Ngamuk Ambil Parang
Puluhan Orang Kelompok...
Puluhan Orang Kelompok John Kei Dibawa ke Polda Metro Jaya
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas 9 Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga di Cipinang Melayu
Tak Terima Diklakson...
Tak Terima Diklakson saat Antre Isi BBM di SPBU, Pria Ini Rusak Truk dan Lukai Sopirnya
Polisi Usut Penganiayaan...
Polisi Usut Penganiayaan dan Perusakan Truk Kontainer oleh Koboi Pajero di Jakut
Masalah Perusakan Mobil...
Masalah Perusakan Mobil Diduga Jadi Pemicu Penyerangan di Sukajadi
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
4 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved