Gedung Sate, Saksi Gugurnya 7 Pegawai Pekerjaan Umum

Minggu, 07 Oktober 2018 - 05:00 WIB
Gedung Sate, Saksi Gugurnya...
Gedung Sate, Saksi Gugurnya 7 Pegawai Pekerjaan Umum
A A A
Gedung Sate yang menjadi pusat pemerintahan Jawa Barat memiliki sejarah panjang. Gedung di Jalan Diponegoro, Bandung yang mulai dibangun tahun 1920 ini ternyata pernah menjadi kantor Departemen Pekerjaan Umum. Gedung ini juga jadi saksi gugurnya tujuh pegawai Pekerjaan Umum.

Gedung Sate yang memiliki ciri khas berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya ini telah lama menjadi penanda Kota Bandung.
Pada masa Hindia Belanda, Gedung Sate disebut Gouvernements Bedrijven (GB).

Dikutip dari Wikipedia, dalam perjalanannya gedung ini pernah diperuntukkan bagi Departemen Lalu Lintas dan Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum.

Seperti tertera dalam salah satu panel Pameran Tokoh Abikoesno Tjokrosoejoso di Museum Naskah Proklamasi, Jakarta, pada 9 Agustus-9 September 2018, bidang pekerjaan umum telah ada sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda dengan sebutan Burgerlijke Openbare Werken (1919). Pada 1942, nama tersebut diubah menjadi Department van Verkeen en Waterstaat.

Setelah Indonesia merdeka, Soekarno kabinet pertama yang diberi nama Kabinet Presidensial atau Kabinet Presidentiil. Abikoesno Tjokrosoejoso diangkat sebagai Menteri Pekerjaan Umum. Dan, Kantor Departemen Pekerjaan Umum yang pertama adalah Gedung Sate di Bandung.

Pada 3 Desember 1945, terjadi penyerangan oleh pasukan Sekutu, Gurkha, ke Gedung Sate. Tujuh pegawai Pekerjaan Umum gugur akibat penyerangan yang dilakukan pasukan tersebut. Mereka adalah Didik Ardiyanto, Muchtarudin, Suhodo, Rio Susilo, Subengat, Ranu, dan Suryono. Mereka dijuluki Pahlawan Sapta Taruna.

Untuk mengenang ketujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu yang diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970, tugu tersebut dipindahkan ke halaman depan Gedung Sate.

Kini, setiap 3 Desember digelar Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum untuk mengenang jasa para pegawai PU dan pejuang bangsa tersebut.
(zik)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
14 menit yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
20 menit yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
1 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
1 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
2 jam yang lalu
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
3 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved