Banyak Pelat Merah Langgar Lalu Lintas, Contoh Buruk Pejabat Indonesia

Rabu, 03 Oktober 2018 - 21:36 WIB
Banyak Pelat Merah Langgar...
Banyak Pelat Merah Langgar Lalu Lintas, Contoh Buruk Pejabat Indonesia
A A A
JAKARTA - Banyak kendaraan pelat merah yang terekam melakukan pelanggaran lalu lintas mengindikasikan mental pejabat Indonesia yang buruk. Karena itu regulasi pengemudi mobil dinas harus dilakukan.

“Pelat merah harusnya memberi contoh tertib berlalu lintas. Bukannya melanggar, saya kira ini perlu perbaikan regulasi,” ungkap Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Darmaningtyas saat dihubungi SINDOnews, Rabu (3/10/2018).

Terlebih dalam banyaknya pelanggaran, Darmaningtyas melihat pelanggaran yang dilakukan merupakan masalah sepele, seperti menerobos lampu merah dan berhenti di marka jalan. Pelanggaran semacam itu, lanjut Darmaningtyas tak semestinya terjadi bila mentalitas pejabat disiplin dan tertib aturan.

Dia pun punya keyakinan penuh pelanggaran banyak dilakukan sejumlah pejabat. Sementara mengenai Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Darmaningtyas mendukung penuh apa yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Sudah sewajarnya Jakarta untuk mempunyai aturan dan teknologi canggih.
Sudah tidak selayaknya polisi berdiri di jalan mengatur lalu lintas,” kata Darmaningtyas.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan evaluasi pada proses ETLE masih dilakukan pihaknya. Dia mengakui meskipun ada perbandingan jumlah pelanggar di hari pertama namuh hal itu tidak bisa menjadi acuan.

Komperasi sendiri, lanjut Yusuf, baru bisa terlihat pada seminggu, sebulan, hingga setahun penerapan. Perbandingan akan terlihat dari minggu ke minggu, bulan ke bulan, hingga tahun ke tahun.

“Kami sendiri belum bisa membandingkan atau mengcompare,” tegas Yusuf.
Kini untuk memperluas ETLE yang telah ada, Ditlantas Polda Metro Jaya tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak mulai dari Dishubtrans dan Diskominfokom DKI Jakarta.

Pencarian CCTV sejenis dilakukan oleh pihaknya. Sebab diketahui CCTV ETLE berteknologi canggih yang mampu merekam kecepatan kendaraan 300 km/jam. CCTV ini pun dibeli Rp1,2 miliar di China. “Tapi pada intinya kami konsen milik kami dulu,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Terjaring Kamera Mata...
Terjaring Kamera Mata Elang Jalanan? Bongkar Cara Mudah Cek dan Bayar Tilang Elektronik Sebelum Dompet Jebol!
Jangan Sampai Terekam,...
Jangan Sampai Terekam, Ini Tips Menghindari Tilang ETLE
Perbedaan Penipuan Surat...
Perbedaan Penipuan Surat Tilang di WA dengan yang Asli
Mobil Sudah Dijual 5...
Mobil Sudah Dijual 5 Tahun Lalu, WNA Belanda di Bali Dapat Surat Tilang Elektronik dari Polisi
28 April, Batam Bakal...
28 April, Batam Bakal Terapkan ETLE
Viral Modus Surat Tilang...
Viral Modus Surat Tilang lewat WhatsApp, Pakar: Rekening Korban Bisa Bobol
Berita Terkini
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
51 menit yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
52 menit yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
1 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
2 jam yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
2 jam yang lalu
Kecelakaan Maut Tewaskan...
Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura Indramayu, DPR: Pikap Angkut Penumpang Itu Ilegal!
2 jam yang lalu
Infografis
Makin Banyak Pejabat...
Makin Banyak Pejabat AS Yakin Israel Tak akan Bisa Hancurkan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved