Merepotkan, Ribuan Calon Jamaah Umrah Demo Tolak Aturan Rekam Biometrik

Rabu, 03 Oktober 2018 - 16:40 WIB
Merepotkan, Ribuan Calon...
Merepotkan, Ribuan Calon Jamaah Umrah Demo Tolak Aturan Rekam Biometrik
A A A
JAKARTA - Ribuan calon jamaah umrah dan penyelenggara yang tergabung dalam Jamaah Umrah dan Masyarakat (Jumrat) VFS Tasheel menyambangi Kedutaan Besar (Kedubes) Saudi Arabia di Jakarta, Rabu (3/10/2018). Mereka menolak pemberlakuan rekam biometrik sidik jari dan retina mata sebagai prasyarat untuk pengajuan pengurusan visa umrah melalui operator VFS Tasheel yang diklaim sebagai peraturan baru dari Pemerintah Kerajaan Saudi.

Menurut jamaah, aturan ini sangat memberatkan dan merepotkan. Pasalnya, setiap jamaah harus melakukan rekam biometrik ini sebelum pengurusan visa. Tempat melakukan rekam biometrik sendiri rencananya hanya akan berada di masing-masing ibu kota provinsi di Indonesia.

“Bayangkan, bagaimana dengan jamaah yang domisilinya berada di daerah yang terpencil dan membutuhkan waktu yang panjang untuk sampai ke Ibu kota provinsi tempatnya tinggal? Tentu akan sangat memakan waktu dan tenaga,” ujar Ketua Umum HIMPUH Baluki Ahmad di depan Kantor Kedubes Arab Saudi.

Ia menyebutkan, aturan rekam biometrik ini belum memiliki landasan hukum yang jelas. Hingga kini belum ada pernyataan resmi baik dari Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia maupun Kedubes Saudi Arabia di Indonesia yang ditujukan kepada Kementerian Agama, dalam hal ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), maupun Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI).

Sementara itu, Ketum AMPHURI Joko Asmoro mengatakan, jika VFS Tasheel ini memang kebijakan resmi dari Pemerintah Arab Saudi, kenapa Kemenlu RI belum menerima telex diplomatik agar segera diteruskan kepada Kemenag untuk disosialisasikan kepada para penyelenggara umrah di bawah binaan Kemenag.

"Jika benar aturan dari Kemenlu Saudi, kenapa usahanya dimonopoli VFS Tasheel perusahaan asing? Yang melanggar Undang-Undang Anti Monopoli di Indonesia. Bukankah jamaah umrah dan haji sudah diambil sidik jari pada saat mengurus paspor di Kantor Imigrasi Indonesia. Bahkan, data yang sama sudah dimiliki Dukcapil pada saat perekaman e-KTP," katanya.

Selain di depan Kedubes Arab Saudi, aksi yang berlangsung damai ini juga dilakukan di Kemenag dan Kemelu. Sebagian massa selain meneriakan yel-yel juga terlihat membawa pamflet antara lain bertuliskan 'No VFS Tasheel', 'Tolak VFS Tasheel', VFS Tasheel Persulit Tamu Allah', dan juga spanduk besar bertuliskan 'Aksi Damai Jamaah Umrah Indonesi Menolak VFS Tasheel'.
(thm)
Berita Terkait
Umrah Rasa Haji, Kemenag...
Umrah Rasa Haji, Kemenag Uji Coba Penyelenggaraan Terpusat Satu Pintu
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
9 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
10 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
10 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
11 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
11 jam yang lalu
Infografis
Bagi Calon Pemudik,...
Bagi Calon Pemudik, Simak Sejumlah Aturan Mudik Lebaran 2022!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved