Takut Terjangan Tsunami, Ribuan Warga Mamuju Mengungsi ke Dataran Tinggi
Jum'at, 28 September 2018 - 21:38 WIB
Takut Terjangan Tsunami, Ribuan Warga Mamuju Mengungsi ke Dataran Tinggi
A
A
A
MAMUJU - Ribuan warga Mamuju mengungsi menuju daratan tinggi pascagempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).Guncangan keras dirasakan warga Mamuju dan sekitarnya membuat mereka panik dan berlarian. Hingga malam hari warga masih terlihat mengungsi ke daerah-daerah ketinggian. "Lebih baik kami mencari ketinggian, kami takut kalau ada tsunami," ucap Susan, warga Tambi yang ditemui SINDOnews.Menurut Dia, warga akan kembali ke rumah masing-masing jika situasi betul-betul sudah aman. Mereka khawatir jika gempa susulan kembali terjadi.Berdasarkan keterangan BMKG, gempa yang berkekuatan 7,7 SR tersebut terjadi pukul 17:02:44 WIB. Posisi gempa di Garis Lintang: 0.18 LS, Garis Bujur : 119.85 BT dengan kedalaman : 10 Km.Lokasi gempa berada di Minahassa Peninsula, 27 km Timur Laut Donggala-Sulteng, 80 km Barat Laut Palu, 123 km Timur Laut Mamuju Utara, Provinsi Sulbar, 134 km Barat Laut Sigi dan 1593 km Timur Laut Jakarta.Tak hanya di Mamuju Kota, di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat goncangan gempa membuat warga berlari berhamburan ke luar rumah. "Kami tadi kaget, karena langsung barang-barang didalam rumah berjatuhan" ujar Rahman, warga jalan Andi Tomming, Polman.Menurut dia, guncangan gempa yang berlangsung selama dua menit ini dirasakan sangat kuat oleh warga. Bahkan ada beberapa perabot rumah warga yang rusak akibat diguncang gempa.Hingga kini belum ada laporan adanya kerusakan bangunan dan korban jiwa. Meski tidak berpotensi tsunami, namun warga tetap dihimbau waspada jika terjadi gempa susulan.Ribuan warga Mamuju mengungsi menuju daratan tinggi pascagempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).
Guncangan keras dirasakan warga Mamuju dan sekitarnya membuat mereka panik dan berlarian. Hingga malam hari warga masih terlihat mengungsi ke daerah-daerah ketinggian. "Lebih baik kami mencari ketinggian, kami takut kalau ada tsunami," ucap Susan, warga Tambi yang ditemui SINDOnews.
Menurut Dia, warga akan kembali ke rumah masing-masing jika situasi betul-betul sudah aman. Mereka khawatir jika gempa susulan kembali terjadi.
Berdasarkan keterangan BMKG, gempa yang berkekuatan 7,7 SR tersebut terjadi pukul 17:02:44 WIB. Posisi gempa di Garis Lintang: 0.18 LS, Garis Bujur : 119.85 BT dengan kedalaman : 10 Km.
Lokasi gempa berada di Minahassa Peninsula, 27 km Timur Laut Donggala-Sulteng, 80 km Barat Laut Palu, 123 km Timur Laut Mamuju Utara, Provinsi Sulbar, 134 km Barat Laut Sigi dan 1593 km Timur Laut Jakarta.
Tak hanya di Mamuju Kota, di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat goncangan gempa membuat warga berlari berhamburan ke luar rumah. "Kami tadi kaget, karena langsung barang-barang didalam rumah berjatuhan" ujar Rahman, warga jalan Andi Tomming, Polman.
Menurut dia, guncangan gempa yang berlangsung selama dua menit ini dirasakan sangat kuat oleh warga. Bahkan ada beberapa perabot rumah warga yang rusak akibat diguncang gempa.
Hingga kini belum ada laporan adanya kerusakan bangunan dan korban jiwa. Meski tidak berpotensi tsunami, namun warga tetap dihimbau waspada jika terjadi gempa susulan.
Guncangan keras dirasakan warga Mamuju dan sekitarnya membuat mereka panik dan berlarian. Hingga malam hari warga masih terlihat mengungsi ke daerah-daerah ketinggian. "Lebih baik kami mencari ketinggian, kami takut kalau ada tsunami," ucap Susan, warga Tambi yang ditemui SINDOnews.
Menurut Dia, warga akan kembali ke rumah masing-masing jika situasi betul-betul sudah aman. Mereka khawatir jika gempa susulan kembali terjadi.
Berdasarkan keterangan BMKG, gempa yang berkekuatan 7,7 SR tersebut terjadi pukul 17:02:44 WIB. Posisi gempa di Garis Lintang: 0.18 LS, Garis Bujur : 119.85 BT dengan kedalaman : 10 Km.
Lokasi gempa berada di Minahassa Peninsula, 27 km Timur Laut Donggala-Sulteng, 80 km Barat Laut Palu, 123 km Timur Laut Mamuju Utara, Provinsi Sulbar, 134 km Barat Laut Sigi dan 1593 km Timur Laut Jakarta.
Tak hanya di Mamuju Kota, di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat goncangan gempa membuat warga berlari berhamburan ke luar rumah. "Kami tadi kaget, karena langsung barang-barang didalam rumah berjatuhan" ujar Rahman, warga jalan Andi Tomming, Polman.
Menurut dia, guncangan gempa yang berlangsung selama dua menit ini dirasakan sangat kuat oleh warga. Bahkan ada beberapa perabot rumah warga yang rusak akibat diguncang gempa.
Hingga kini belum ada laporan adanya kerusakan bangunan dan korban jiwa. Meski tidak berpotensi tsunami, namun warga tetap dihimbau waspada jika terjadi gempa susulan.
(amm)