Bangun Akses Informasi di Kobar, 6 KIM Dibentuk Diskominfo

Senin, 24 September 2018 - 09:34 WIB
Bangun Akses Informasi...
Bangun Akses Informasi di Kobar, 6 KIM Dibentuk Diskominfo
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Sebanyak 6 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) resmi terbentuk di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. 6 KIM ini sebagai lembaga komunikasi masyarakat yang secara mandiri dan kreatif mengelola informasi dan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan niai tambah.

Inisiasi pembentukan KIM ini merupakan salah satu peran dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). KIM yang terbentuk itu diresmikan pada saat gelaran kegiatan focus group discussion kemitraan profesi dan pembentukan KIM yang berlangsung pada 19 hingga 20 September 2018 di Hotel Mahkota Pangkalan Bun.

6 KIM yang resmi terbentuk itu, yakni KIM Sanggar Sahaluan Kelurahan Raja, KIM Agrowisata dan Taman Kelinci Desa Kumpai Batu dan KIM Pigaman Desa Pasir Panjang yang berada di wilayah Kecamatan Arut Selatan.

Kemudian KIM Palae dan KIM Sari Rasa yang berada di Desa Sungai Kapitan Kecamatan Kumai, selanjutnya KIM Agrowisata Education Desa Pangkalan Tiga di Kecamatan Pangkalan Lada.

"Kelompok-kelompok itu sebenarnya sudah ada, kita tinggal mewadahinya secara formil dalam KIM ini. Setelah ini kita akan lakukan pembinaan dan tingkatkan, baik SDM-nya, pengetahuan maupun keterampilannya," kata Kepala Diskominfo Kobar Rody Iskadar di Pangkalan Bun, Senin (24/9/2018).

Menurutnya, inisiasi pembentukan KIM di desa/kelurahan untuk membangun akses informasi dan komunikasi di Kobar. Baik informasi kegiatan maupun potensi lokal di wilayah KIM itu sendiri.

Lanjutnya, dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, informasi sangat mudah untuk disebarkan kepada masyarakat melalui berbagai media. Seperti media online dan media sosial.

"Untuk itu diperlukan pengendalian dalam pemanfaatannya, agar informasi yang sampai kepada masyarakat merupakan informasi yang baik dan positif," sebutnya.

"Nantinya KIM ini akan memberikan informasi yang ada ditingkat masyarakat ke pemerintah, dan juga pemerintah akan memberikan informasi kepada masyarakat melalui KIM. Dengan keberadaan KIM, penyebaran informasi-informasi positif bisa semakin luas, kemudian menangkal informasi-informasi negatif, seperti hoax dan sebagainya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
19 menit yang lalu
Lanjutkan Perjuangan...
Lanjutkan Perjuangan Ayah, Nurdiansyah Alasta Nyalon Ketua DPD Demokrat Aceh
40 menit yang lalu
Jadi Kawasan Strategis...
Jadi Kawasan Strategis Jakarta, PPK Kemayoran Berbenah
51 menit yang lalu
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
51 menit yang lalu
Dukung Program Pemerintah,...
Dukung Program Pemerintah, Cek Kesehatan Segitiga Telah Jangkau 15.000 Masyarakat
54 menit yang lalu
Pelajar Perakit Bom...
Pelajar Perakit Bom di MAN 3 Padang Belajar dari Internet, Terinspirasi Kasus Bom SMA 72 Jakarta
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved