Tak Bayar Iuran, Aliran Listrik di Perumahan Aruba Diputus

Senin, 24 September 2018 - 01:04 WIB
Tak Bayar Iuran, Aliran...
Tak Bayar Iuran, Aliran Listrik di Perumahan Aruba Diputus
A A A
DEPOK - Anak-anak sekolah yang tinggal di Perumahan Aruba, Kecamatan Pancoran Mas, Depok terpaksa belajar tanpa aliran listrik. Padahal, pekan ini mereka harus menjalani ujian tengah semester (UTS). Namun mereka tidak dapat belajar di rumahnya karena aliran listrik di sejumlah perumahan tersebut diputus sepihak oleh pengembang.

Pemutusan aliran listrik itu sudah terjadi sejak 10 hari. Setidaknya ada tujuh rumah yang aliran listriknya diputus. Alasannya, mereka tidak bersedia membayar iuran pengelolaan lingkungan (IPL).

"Kenapa kita tidak membayar iuran tersebut, karena ada beberapa aturan manajemen pengembang, yang sebetulnya bukan menjadi tanggungan kami," kata Fid Addison, salah seorang warga di lokasi, Minggu 23 September 2018 malam.

Dia menjelaskan, besaran IPL ditentukan setelah perhimpunan penghuni dibentuk. Hal itu berdasarkan Berita Acara Serah Terima (BAST) rumah. Perhimpunan penghuni dan RT itu sudah terbentuk dari tahun 2015. Hanya saja ada ketidaksepakatan mengenai besaran nominal.

"Perhimpunan penghuni dan RT itu sudah terbentuk dari tahun 2015, namun ternyata besaran IPL tetap mereka yang menentukan, awalnya Rp200 ribu, kemudian naik kata pengembang tergantung luas rumah jadi warga ada yang harus membayar Rp400 ribu, Rp700 ribu sampai satu juta rupiah," beber Fid.

Dia juga merasa ada klausul yang dianggap janggal. Misalnya adanya klausul biaya staff dan prasarana umum yang menurut Fid, seharusnya diserahkan kepada pemerintah.

"Tentunya, ini sebuah bentuk kesewenangan. Mereka memutuskan aliran listrik dan sekarang rencananya mereka juga akan mengambil akses jalan kami," ungkapnya.

Dengan dipadamkan aliran listrik selama 10 hari kata dia membuat warga mengalami tekanan psikologi. Karena mereka tidak bisa melakukan aktivitas normal terutama di malam hari.

"Anak-anak tidak bisa belajar, padahal sebentar lagi mau ujian sekolah. Apalagi di sini, kita enggak pake PAM tapi pompa air, kalau enggak ada listrik bagaimana kita mau mandi," tandasnya.

Fid menuturkan warga ada yang sudah melunasi rumah tersebut. Serta ada yang mengurus lewat KPR.

"Sebetulnya, kita tidak ada lagi hubungan dengan pengembang semuanya sudah diurus kalaupun yang ambil KPR dia urusannya kan dengan bank bukan pengembang. Kalau begini kita tidak seperti punya rumah, layaknya seperti ngekost saja," ucap Fid.

Dia pun berharap ada perhatian dari pemerintah. Warga juga sudah membuat laporan atas kejadian ini.

"Karena kesewenang-wenangan ini, kami memilih tidak membayar IPL sampai ada kata sepakat, dan meminta Pemda untuk mengambil alih pra sarana umum di perumahan ini sesuai dengan Perda 14 Tahun 2013," katanya.

Sebagai bentuk simpati, warga pun menggelar aksi 1000 lilin pada Sabtu 22 September 2018 malam. Puluhan warga kompleks menyalakan lilin sambil menyuarakan keluh kesah mereka. "Kami butuh listrik, sudah 10 hari seperti ini anak-anak kami mau ujian," kata warga.

Bahkan ibu-ibu pun menangis karena kebingungan harus mengadu kemana, dalam kondisi genting tanpa lampu. "Tolong nyalakan listrik kami, ada anak-anak mau belajar sampai pakai lampu emergency. Saya minta tolong banget," kata Reny, warga lainnya.

Herry Setiawan pemilik rumah, yang juga rumahnya mengalami pemadaman listrik mengatakan pihaknya telah mengadu kepada PLN dan Pemerintah Kota Depok mengenai kejadian yang dialaminya.

"Kami telah membuat laporan polisi bahkan telah meminta mediasi ke DPRD Kota Depok dan Pemkot Depok, kami juga meminta pihak PLN segera menanggapi apa yang dialami oleh kami," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Negara Ini Umumkan Status...
Negara Ini Umumkan Status Darurat hanya karena Ada Pemadaman Listrik
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Gangguan Sistem 500...
Gangguan Sistem 500 Kv, Sebagian Wilayah Jakarta Alami Pemadaman Listrik
Ini Jadwal Pemadaman...
Ini Jadwal Pemadaman Listrik 18 Januari 2021 Wilayah Kota Depok
PB PMII Dorong Audit...
PB PMII Dorong Audit Rantai Pasok Batu Bara Usai Pemadaman Listrik
Jadwal Pemadaman Listrik...
Jadwal Pemadaman Listrik 19 Januari 2021 Wilayah Kota Depok
Berita Terkini
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
33 menit yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
2 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
14 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
15 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved