Mendagri Minta Pj Gubernur Kaltim Jalankan Tata Kelola Pemerintahan dengan Baik

Sabtu, 22 September 2018 - 20:27 WIB
Mendagri Minta Pj Gubernur...
Mendagri Minta Pj Gubernur Kaltim Jalankan Tata Kelola Pemerintahan dengan Baik
A A A
SAMARINDA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo secara resmi melantik Restuardy Daud, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda, Sabtu (22/9/2018). Usai pelantikan dalam kata sambutannya Tjahjo mengatakan, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur akan bertugas sampai pelantikan gubernur definitif hasil pemilihan kepala daerah dilakukan. Selanjutnya akan ada serah terima jabatan antara penjabat dengan gubernur baru.

"Tadi teman-teman pers menanyakan kapan pelantikan hasil Pilkada serentak, bisa minggu ini bisa minggu depan saya kira ini kewenangannya Setneg serta menunggu jadwal yang tepat dari Bapak Presiden," kata Tjahjo, di Samarinda, Sabtu (22/9/2018).

Dalam kesempatan itu juga, Tjahjo ucapan selamat dan apresiasi kepada Awang Faroek Gubernur Kaltim yang telah dua periode sukses menjalankan tugasnya mengemban amanah masyarakat Kaltim."Kami juga berterima kasih pada almarhum wakil gubernur yang telah mendampingi bapak Awang memimpin Kaltim ini dengan lancar," katanya.
Sementara kepada Penjabat Gubernur Kaltim yang baru dilantik, Tjahjo mengingatkan beberapa hal. Pertama soal stabilitas yang disebutnya kunci pintu pemerintahan. Seorang penjabat kepala daerah harus memastikan stabilitas daerah itu berjalan dengan baik. Kedua, memastikan program strategis pemerintah pusat bisa seiring dengan program yang jadi skala prioritas di Provinsi Kaltim dan juga kota serta kabupatennya.

"Ini juga bisa berjalan dengan baik. Jadi tugas penjabat gubernur walaupun singkat bisa besok tugasnya, pertama menjamin pelayanan masyarakat ini berjalan dengan baik, tidak ada kekosongan yang ada di Provinsi Kaltim," timpalnya.

Tjahjo juga mengingatkan agar Penjabat Gubernur selalu berkoordinasi dengan Sekda. Dan tetap membuka komunikasi dengan jajarannya. Sehingga tercipta sinergi. Pun dengan pihak DPRD. Kuncinya koordinasi dan komunikasi.

Sehingga kalau misalnya ada masalah terkait anggaran, perda atau kebijakan lainnya bisa diselesaikan dengan baik. Tapi bila misalnya hendak mengganti pejabat eselon karena itu di perlukan, tetap harus seizin Mendagri. Tidak lupa, Tjahjo mengapresiasi pilkada di Kaltim berjalan aman dan damai.

"Ini fungsi tata pemerintahan, siapapun gubernurnya, siapapun bupatinya yang terpilih dalam 5 tahun hukumnya tegak lurus harus taat dalam rangka melaksanakan tugas nasional dan daerah. Itu untuk membangun sistem tata kelola pusat dan daerah yang harus semakin efektif, efisien, mempercepat reformasi birokrasi dalam upaya untuk memperkuat otonomi daerah," tuturnya.

Tjahjo menambahkan, sukses sebuah provinsi, tidak hanya stabilitas tapi juga pertumbuhan ekonomi yang harus meningkat. Serta mampu menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Pun dalam penyerapan anggaran harus secara maksimal.

"Ini dalam upaya untuk meningkatkan percepatan pemeratan pembangunan dan kesejahteran rakyat. Untuk mencapai hal ini sinergi konektivitas dengan daerah, dengan semua elemen itu harus dibangun. Musrembangnya, libatkan perguruan tinggi, libatkan tokoh agama, masyarakat dan semua pihak sehingga membangun sebuah pola fikir dan pembangunan yang lebih komperhensif dan integral," ungkapnya.

Tjahjo juga berpesan, Penjabat Gubernur bisa menjalankan fungsi tata kelola pemerintahan dengan baik. Lanjutkan apa yang baik yang sudah baik. Sehingga lebih baik lagi.

"Gerakkan dan organisir seluruh elemen masyarkat dalam rangka untuk bisa menunjang program nasional. Bangun komunikasi dengan forkompimda, dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, ormas, pers, karena tantangan yang dihadapi oleh bangsa ini kedepan semakin berat dan semakin kompleks," tandas Tjahjo.
(sms)
Berita Terkait
Isran Noor: Hanya Kaltim...
Isran Noor: Hanya Kaltim di Republik Indonesia yang Mendapat Dana Karbon
Pilgub Kaltim 2024,...
Pilgub Kaltim 2024, Rudy Mas’ud-Seno Aji Unggul Versi Survei LKPI
Peta Kekuatan Suara...
Peta Kekuatan Suara di Pilkada Kaltim Versi Survei TBRC
Gubernur Kaltim: Sejumlah...
Gubernur Kaltim: Sejumlah Item Renovasi Rumah Jabatan Gunakan Anggaran Pribadi
Disambangi Pj Gubernur...
Disambangi Pj Gubernur Kaltim, Anhui Guangxin Agrochemical Tiongkok Siap Investasi Rp13 Triliun
Pemprov Kaltim Tuntaskan...
Pemprov Kaltim Tuntaskan Janji Gratispol, Marbot Diberangkatkan Umrah
Berita Terkini
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
42 menit yang lalu
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
1 jam yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
2 jam yang lalu
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
2 jam yang lalu
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
4 jam yang lalu
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved