Tuntut Jadi PNS Tanpa Ujian, GTT/PTT Blitar Mogok Mengajar 8 Hari

Kamis, 20 September 2018 - 15:09 WIB
Tuntut Jadi PNS Tanpa...
Tuntut Jadi PNS Tanpa Ujian, GTT/PTT Blitar Mogok Mengajar 8 Hari
A A A
BLITAR - Ratusan guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) wilayah Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur menggelar aksi protes dengan cara meninggalkan kegiatan belajar mengajar. Di tengah rekrutmen CPNS tahun 2018, mereka menuntut diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tanpa syarat.

"Kami menuntut hak kami, diangkat PNS tanpa syarat, tanpa tes," kata Alfi, juru bicara GTT/PTT kepada SINDOnews, Kamis (20/9/2018).

Unjuk rasa berlangsung di Kantor UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Wonodadi. Aksi diikuti 132 GTT/PTT se-Kecamatan Wonodadi. Mereka bekerja di 21 lembaga pendidikan SD dan SMP.

Menurut Alfi, para GTT/PTT rata-rata telah mengabdi selama 10-20 tahun. Selama itu juga, mereka hanya menerima kesejahteraan Rp100.000-Rp150.000 per bulan. Sementara beban kewajiban yang ditunaikan setara pengajar berstatus PNS. "Karenanya tuntutan pengangkatan PNS ini juga dalam rangka perbaikan kesejahteraan," katanya.

Aksi akan meluas ke tingkat kabupaten dan berlanjut ke pusat. Bersama GTT/PTT daerah lain, mulai Senin (24/9/2018) mereka akan menyampaikan aspirasi ke PGRI pusat di Jakarta. Aksi ini bersama dengan pelaksanaan ujian tengah semester, yakni dimulai Senin lalu hingga Sabtu besok (22/9/2018).

Informasi yang dihimpun, akibat aksi mogok ini pelaksanaan UTS di sejumlah sekolah di Wonodadi minim tenaga pengawas. Meski mengatakan akan terus mogok sampai aspirasi didengar pemerintah, Alfi menolak dikatakan menelantarkan anak didik. "Kami tidak menelantarkan anak didik. Saat ini kami berjuang agar nasib kami tidak ditelantarkan pemerintah," ujarnya.

Pengawas UPTD Dinas Pendidikan Wonodadi Hairi Mustofa membenarkan aksi mogok para GTT/PTT berdampak di sekolah. Apalagi saat ini tengah berlangsung UTS. Karenanya, Hairi yang menjadi Kordinator Wilayah aksi GTT/PTT Wonodadi ini berharap pemerintah segera memberikan solusi.

"Saya tadi pagi ngecek ke sekolah-sekolah. Dampak dari ini, kondisi belajar mengajar memprihatinkan. Bahkan ada sekolah yang soal UTS dibagikan sendiri kepala sekolah dan guru," katanya.

Hairi juga menambahkan, meski berstatus ASN (aparatur sipil negara), dirinya tidak menolak ketika ditunjuk sebagai kordinator wilayah gerakan GTT/PTT. Baginya gerakan ini harus dikawal agar tidak menjadi liar. Mereka (GTT/PTT) mengumpamakan diri sebagai anak yang ngambek kepada bapaknya, yakni Presiden Joko Widodo.

Ngambek agar aspirasi diangkat PNS bisa didengar. Karenanya terhitung hari ini para GTT/PTT akan mogok selama 8 hari. "Rencananya Senin (24/9/2018), aksi mogok ini akan dilakukan serentak se-Indonesia. Secara perwakilan tiap wilayah akan datang ke Jakarta," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Aksi Guru Honorer Tuntut...
Aksi Guru Honorer Tuntut SK dan Penempatan Kerja
Ribuan Guru Madrasah...
Ribuan Guru Madrasah Demo Tuntut Status PPPK-ASN
Ratusan Honorer Klaten...
Ratusan Honorer Klaten Demo di DPR Buntut Tak Kunjung Diangkat Jadi PNS
Ratusan Guru Madrasah...
Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Pengangkatan Jadi P3K
Puluhan Guru Honorer...
Puluhan Guru Honorer Demo Kadiknas Bondowoso
Perjuangkan Nasib Guru...
Perjuangkan Nasib Guru Honorer, DPD Resmi Bentuk Pansus
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
22 menit yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
1 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
3 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
4 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
4 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved