Wali Kota Tinjau Lokasi Banjir di Kota Medan

Minggu, 16 September 2018 - 11:47 WIB
Wali Kota Tinjau Lokasi...
Wali Kota Tinjau Lokasi Banjir di Kota Medan
A A A
MEDAN - Di tengah guyuran hujan, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin S didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Khairul Syahnan meninjau sejumlah titik genangan air maupun banjir yang terjadi di Kota Medan, Sabtu (15/9/2018) malam.

Selanjutnya Wali Kota menginstruksikan kepada Dinas PU untuk melakukan sejumlah langkah guna mengatasi genangan maupun bajir yang terjadi, sehingga tidak mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga, terutama masyarakat pengguna jalan.

Peninjauan dilakukan Wali Kota sekitar pukul 21.30 WIB. Kawasan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sudirman menjadi lokasi pertama yang ditinjau Wali Kota. Pasalnya, kedua jalan itu selama ini jarang digenangi air sekalipun hujan deras turun. Namun kali ini kedua jalan di inti Kota Medan itu tergenang air akibat hujan deras yang turun sejak petang.

Selain lubang inlet, drainase menjadi fokus perhatian Wali Kota dalam peninjauan tersebut. Ternyata perkiraan Wali Kota tidak meleset, sebab lubang inlet di kedua jalan itu banyak yang tertutup. Akibatnya air hujan tidak dapat mengalir menuju drainase sehingga tertahan dan lama kelamaan menggenangi jalan.

Tak pelak genangan air itu mengganggu kelancaran arus lalu lintas sehingga menurangi ketenangan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan yang melintas. Kondisi itu juga diperparah dengan drainase yang ada, selain tersumbat sampah, juga mengalami sendimentasi. Alhasil drainase tak dapat berfungsi untuk menampung debit air hujan.

Oleh karenanya Wali Kota langsung memerintahkan Kadis PU agar segera menurunkankan peralatan beserta petugasnya untuk mengatasi lubang inlet tersumbat maupun drainase yang mengalami sendimentasi tersebut.

"Jika lubat inlet tidak tersumbat dan drainase tidak mengalami sendimentasi, inshaAllah genangan air tak terjadi di Jalan Sudirman dan Imam Bonjol," kata Wali Kota.

Setelah itu, Wali Kota melanjutkan peninjauan ke sejumlah wilayah lainnya yang terkena genangan air maupun banjir. Dari pantauan yang dilakukan Wali Kota, selain Jalan Sudirman dan Imam Bonjol, sejumlah jalan lainnya seperti Jalan Kapten Muslim, Jalan Perjuangan, seputaran Lapangan Merdeka, Jalan Dr Mansyur, Jalan Kuswari serta Jalan Asia juga digenangi air.

Mengatasi hal itu, Wali Kota minta kepada Kadis PU segera mengatasi kawasan yang menjadi titik genangan air maupun banjir.

"Kerahkan seluruh peralatan dan personel yang ada untuk mengatasi genangan air maupun banjir tersebut. Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah mengeluarkan rilis peringatan dini cuaca, Sumatera Utara, termasuk Kota Medan berotensi hujan lebat," ungkapnya.

Apabila lubang inlet tidak tersumbat dan drainase berfungsi, Wali Kota optimis genangan air maupun banjir dapat diminimalisir. Guna mendukung efektifitas kinerja Dinas PU, Wali Kota minta seluruh camat untuk mengerahkan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) untuk ikut membantu mengatasi lubang inlet tersumbat dan melakukan normalisasi drainase di wilayahnya, terutama kawasan yang selama ini menjadi langganan genangan air maupun banjir.

"Khusus bagi camat dan lurah yang wilayahnya di lintasi sungai, saya minta untuk siaga penuh. Apabila air sungai meluap, segera lakukan upaya penyelamatan bekerjasama dengan OPD terkait. Jangan sampai saya mendengar ada warga yang menjadi korban banjir tidak dilayani dengan baik!" tegasnya.

Usai melakukan pemantauan, Wali Kota tak lupa menyampaikan permintaan maafnya kepada warga Kota Medan, terutama wilayahnya yang sampai saat ini masih digenangi air dan banjir pada saat hujan deras turun. Ditegaskannya, Pemko Medan melalui OPD terkait akan bekerja keras untuk mengatasinya.

"Kita terus melakukan perbaikan drainase, berhubung perbaikan yang dilakukan belum sepenuhnya selesai sehingga hasilnya belum dirasakan masyarakat. Oleh karenanya atas nama pribadi dan Pemko Medan, saya minta maaf. Di samping itu kita terus bersinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II untuk melakukan normalisasi sungai," ujarnya.

Salah satu sungai yang saat ini tengah dinormalisasi BWS, lanjut Wali Kota, Sungai Sikambing dan akan diikuti dengan sungai-sungai yang lainnya. "Tapi semua upaya ini tidak akan maksimal apabila tidak didukung penuh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan itu dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama dalam parit dan sungai," harapnya.
(maf)
Berita Terkait
Setelah Virus Corona,...
Setelah Virus Corona, Giliran Banjir Rendam Ratusan Rumah di Merangin
Kota Medan Dikepung...
Kota Medan Dikepung Banjir
Medan Dikepung Banjir,...
Medan Dikepung Banjir, Warga Mengungsi ke Masjid
Mencekam! Sungai Deli...
Mencekam! Sungai Deli Meluap, Air Setinggi 2 Meter Merendam Ratusan Rumah di Kota Medan
Ratusan Rumah Warga...
Ratusan Rumah Warga di Medan Terendam Banjir
Banjir Rendam Permukiman...
Banjir Rendam Permukiman di Medan Maimun
Berita Terkini
FK Unair Baksos di Jombang,...
FK Unair Baksos di Jombang, Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga dan Lansia
6 menit yang lalu
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Maut di Menteng: Berawal dari Aksi Geber Motor
20 menit yang lalu
Dokter Muda Tewas usai...
Dokter Muda Tewas usai Lompat dari Lantai 18 Apartemen Tinggal Bersama Orang Tua
22 menit yang lalu
Dokter Internship Tewas...
Dokter Internship Tewas di Apartemen Kalibata City, Diduga Loncat dari Lantai 18
55 menit yang lalu
Tumpukan Sampah di Pinggir...
Tumpukan Sampah di Pinggir Rel Pasar Minggu Berulang, Warga Luar Wilayah Ikut Jadi Sorotan
1 jam yang lalu
69 TPU Jakarta Penuh,...
69 TPU Jakarta Penuh, Masyarakat Diimbau Rencanakan Pemakaman Sejak Dini
1 jam yang lalu
Infografis
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Target Garuda Start Sempurna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved