Langgar Ganjil Genap Selama Asian Games, 26.000 Kendaraan Ditilang

Jum'at, 14 September 2018 - 04:04 WIB
Langgar Ganjil Genap...
Langgar Ganjil Genap Selama Asian Games, 26.000 Kendaraan Ditilang
A A A
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mencatat selama sebulan kebijakan perluasan ganjil genap Ibu Kota diberlakukan demi menyukseskan penyelenggaran Asian Games 2018 ada sebanyak 26.055 pengendara roda empat yang melanggar hinggga akhirnya ditindak polisi. Sementara, terkait dengan kemacetan langsung berkurang hingga kecepatan juga bertambah.

Sejak 1 Agustus hingga 31 Agustus dilakukan, dari jumlah 26.055 pelanggar itu, polisi menyita sebanyak 13.441 Surat Izin Mengemudi (SIM) pelanggar, dan 12.614 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). "Jumlah penindakan tertinggi di Jakarta Timur sebanyak 5.248 pelanggar," ungkap Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto pada wartawan Kamis, 13 September 2018 kemarin.

Meski jumlah penindakan tertinggi ada di Jakarta Timur. Namun, perlu diketahui kalau para pengendara paling sering melanggar di lokasi Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Tercatat ada sebanyak 4.442 pengendara bandel ditilang di sana. Sedangkan lokasi kedua yang jadi lokasi banyak pendendara melanggar ada di kawasan Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur dengan jumlah 4.174 pengendara yang ditilang di sana.

Kebijakan perluasan ganjil genap yang sedianya diberlakukan sampai perhelatan Asian Games 2018 usai pun kini diperpanjang sampai kegiatan Asian Para Games 2018 yang berakhir 13 Oktober 2018. Untuk itu, Budi mengimbau para pengendara bisa menyesuaikan kembali.

Sosialisasi sendiri sudah dilakukan pada Sabtu 1 September 2018 lalu. Rencananya kebijakan perluasan juga akan dipermanenkan usai Asian Para Games 2018, namun hal itu akan dikaji dulu.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, sejauh ini memang masih dilakukan pembahasan mengenai peraturan genap ganjil yang akan dipatenkan. Namun, pembahasan tersebut baru akan dilakukan usai Asian Para Games mendatang.

"Pastinya akan ada modifikasi, namun apa modifikasinya masih akan dibahas nanti," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Kurang Sosialisasi,...
Kurang Sosialisasi, Ganjil Genap di Kota Bogor Belum Efektif
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
18 menit yang lalu
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
41 menit yang lalu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
1 jam yang lalu
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
2 jam yang lalu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
2 jam yang lalu
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
2 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved