Rekanan Tol Salatiga-Kartasura Didesak Bangun Fasilitas Umum

Senin, 10 September 2018 - 14:41 WIB
Rekanan Tol Salatiga-Kartasura...
Rekanan Tol Salatiga-Kartasura Didesak Bangun Fasilitas Umum
A A A
SEMARANG - Kepala Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mendesak rekanan pelaksana pembangunan jalan tol Semarang-Solo seksi IV Salatiga-Kartasura segera membangunkan sejumlah fasilitas umum.

"Fasilitas umum yang terkena pembangunan jalan tol antara lain saluran irigasi, jalut (jalan usaha tani) dan saluran air jalan. Kami minta rekanan segera mengganti sejumlah fasum yang terkena pembangunan tol. Sebelum proyek tol selesai, penggantian fasum harus sudah tuntas," katanya, Senin (10/9/2018).

Dia menjelaskan, semua fasilitas umum yang terkena pembangunan jalan menyangkut perekonomian masyarakat. Seperti saluran irigasi, semenjak terpotong untuk jalan tol, sejumlah petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah. Akibatnya, mereka mengalami kerugian lantaran tidak bisa bercocok tanam secara optimal.

Kemudian, jalan usaha tani sepanjang sekitar 2 km yang hingga kini belum dibangun kembali. Jalan tersebut merupakan akses masyarakat untuk mengangkut benih, pupuk dan peralatan pertanian ke sawah serta hasil panen. Jika jalan belum diperbaiki, maka para petani akan kesulitan mengakut hasil panen.

"Saat ini belum ada hujan, jadi jalan masih bisa dilewati. Kalau terjadi hujan, kondisi jalan akan berubah menjadi berlumpur dan sulit dilewati kendaraan bermotor. Jika itu sampai terjadi, maka petani diempat dusun akan kesulitan pergi ke sawah," ujarnya.

Disinggung mengenai upaya yang telah dilakukan pihak Desa Timpik untuk menuntut tanggungjawab pihak pelaksana pembangunan jalan tol terkait penggantian fasum, Suhada menyatakan, pihaknya telah beberapa kali meminta pihak rekanan untuk secepatnya merealisasikan penggantian fasum. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan dan belum ada satu pun fasum yang diganti.

"Pihak rekanan tidak kooperatif. Semestinya duduk bersama dengan kami untuk berembug. Namun sampai sekarang tidak ada koordinasi. Maka dari itu, kami akan mendesak rekanan agar secepatnya mengganti fasum yang terkenan pembangunan jalan tol," pungkasnya.

(nag)
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
35 menit yang lalu
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
1 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
1 jam yang lalu
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
2 jam yang lalu
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved