Lompat dari Lantai 2 Pasar Induk Kramat Jati, Tuna Wisma Kritis

Senin, 10 September 2018 - 13:33 WIB
Lompat dari Lantai 2...
Lompat dari Lantai 2 Pasar Induk Kramat Jati, Tuna Wisma Kritis
A A A
JAKARTA - Seorang pria tuna wisma bernama Agus (32) nekat melompat dari lantai dua pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur. Meski luka parah, pria tersebut kini dalam kondisi kritis.

Kapolsek Kramatjati Kompol Nurdin Ar Rahman mengatakan, pria yang sehari-harinya mencari nafkah di Pasar Induk itu terjun dari gedung yang berada di depan pasar sayur mayur dan buah-buahan Minggu 9 September 2019 seore sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban, kata dia, diduga hendak bunuh diri karena depresi karena sebelum melompat pun dia sempat berteriak-teriak tak jelas. Dia pun terjun dengan posisi kepala terlebih dahulu.
"Salah satu saksi melihat dia (korban) berada di atas dan ditegur," ujarnya pada wartawan, Senin (10/9/2018).

Menurutnya, seseorang itu menegur untuk tidak meludah sembarangan ke bawah dan berteriak-teriak tak jelas lantaran mengganggu penghuni dan pengunjung pasar. Namun, korban tak menghiraukan teguran itu dan melompat dari lantai dua.

"Korban lompat dengan posisi kepala terlebih dahulu, makanya kepalnya terluka berat," tuturnya.

Atas kejadian itu, paparnya, beberapa pedagang yang ada langsung melaporkan kejadian itu ke petugas keamanan dan diteruskan ke Polsek Kramajati.

Petugas yang datang langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Melihat korban yang masih bernafas, pihaknya langsung membawa Agus ke RS Polri Kramatjati untuk mendapatkan pertolongan.

"Korban mengalami luka di bagian kepala, pangkal lengan kanan patah, luka memar memar di wajah sebelah kanan dan luka sobek dibawah ketiak kanan. Untuk kondisinya masih kritis dan kini dalam perawatan," bebernya.

Dari keterangan beberapa saksi, tambahnya, korban diketahui depresi. Terlebih, selama ini dia menghabiskan kesehariannya di pasar Induk Kramatjati.

"Identitasnya juga tak jelas karena selama ini pedagang di pasar memanggilnya Agus dan tak tahu dimana keluarganya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
22 menit yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
3 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
4 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
4 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
5 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved