PPNI Jakut Minta Pemerintah Berikan Perlindungan untuk Perawat

Jum'at, 07 September 2018 - 01:26 WIB
PPNI Jakut Minta Pemerintah...
PPNI Jakut Minta Pemerintah Berikan Perlindungan untuk Perawat
A A A
JAKARTA - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jakarta Utara meminta pemerintah dan legislatif segera memberikan perlindungan khusus bagi kurang lebih 81.181 perawat yang tersebar di Indonesia. Sebab, saat ini mereka dalam kondisi yang tidak jelas.

"Banyak terjadi kasus perselisihan hubungan industrial antara perawat dengan instansi dimana ia bekerja, missalkan PHK sepihak, upah di bawah kelayakan, belum lagi jumlah honorer dengan berbagai status yang tidak jelas mencapai angka 81.181 perawat," kata H Maryanto Ketua PPNI Jakarta Utara dalam seminar Perlindungan hukum di Stikes Abdi Negara, Kamis 6 September 2018.

Maryanto menambahkan, perawat tidak boleh di PHK tanpa prosedur hukum yang jelas, apalagi semena-mena. Lebih dari itu, mereka tidak boleh dianggap warga kelas dua yang kerap menerima perlakuan diskrimisi, persekusi, dan berbagai tindak kesewenang-wenangan.

"Oleh karenanya seminar nasional bertema hukum keperawatan ini kita gelar. Kita ingin perawat mendapat pengetahuan hukum dari narasumber berkopeten seperti Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris dan Prof. DR. Galang Asmara selaku Majelis Kehormatan DPP PPNI," lanjutnya.

Maryanto berharap seminar ini dapat membawa perubahan, terutama soal keberanian perawat dalam menyuarakan ketidak adilan saat melaksanakan tugas. Perawat, kata Maryanyo, harus mampu melawan segala bentuk perlakukan kesewenang-wenangan.

"Karena itu manfaatkanlah PPNI ini sebagai alat perjuangan anggota. Ibarat satu tubuh yang menjadi kesatuan, maka yang lain turut merasakanya. Saya berharap para peserta seminar dapat menggali ilmu dari narasumber. Tentu kami sebagai pengurus juga akan menjamin anggotanya ketika dikriminalisasi. Perawat itu tidak boleh ditangkap," tegas mantan aktivis HMI ini yang menduduki sekretaris Badan Bantuan Hukum DPP PPNI.

Acara seminar bersama Stikes Abdi Nusantara ini dihadiri Seko Jakarta Utara Desi Putra, Direktur Stikes Abdi Nusantara Fera Tridiyawati, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, Ketua DPW PPNI DKI Jakarta, para Ketua-Ketua DPD PPNI se-DKI Jakarta, serta Para Ketua DPK PPNI se-DKI Jakarta.

Acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dari lembaga tinggi Negara DPD RI Fahira Idris kepada 43 Pengurus. Diantaranta Ketua Umum DPP PPNI, Ketua DPW PPNI DKI Jakarta, DPD PPNI Jakarta Utara, Ketua DPD PPNI Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.
(mhd)
Berita Terkait
Pemkot Jakut Ajak Masyarakat...
Pemkot Jakut Ajak Masyarakat Terlibat Penanganan Banjir
Antisipasi Banjir, Pemkot...
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakut Siagakan Posko Pengungsian
Pemkot Jakut Sediakan...
Pemkot Jakut Sediakan 578 Lokasi Pemotongan Hewan Kurban
Pemkot Jakut Optimalkan...
Pemkot Jakut Optimalkan Pelayanan Daring Via Aplikasi Betawi
Pemkot Jakut Jamin Normalisasi...
Pemkot Jakut Jamin Normalisasi Kali Adem Rampung Desember
Jelang Musim Hujan,...
Jelang Musim Hujan, Pemkot Jakut Masifkan Antisipasi Banjir
Berita Terkini
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
14 menit yang lalu
Peringati HJB ke-544,...
Peringati HJB ke-544, Karang Taruna Gelar Turnamen Voli Istimewa 2026 di Desa Malasari
31 menit yang lalu
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
2 jam yang lalu
Menag: Pembubaran Ibadah...
Menag: Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Boleh Terulang Lagi
2 jam yang lalu
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
3 jam yang lalu
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
5 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved