Pengusaha Angkutan di Solo Mulai Keluhkan Kenaikan Harga Onderdil

Kamis, 06 September 2018 - 16:39 WIB
Pengusaha Angkutan di...
Pengusaha Angkutan di Solo Mulai Keluhkan Kenaikan Harga Onderdil
A A A
SOLO - Pengusaha angkutan umum di Kota Solo mulai terdampak penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah. Harga suku cadang kendaraan secara berlahan ikut naik sejak sepekan yang lalu.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Solo Joko Suprapto mengatakan, kenaikan harga sparepart sangat dirasakan para pengusaha angkutan. Sebab kenaikan harga suku cadang mencapai antara 10-25%.

“Onderdil yang sering ganti seperti kampas rem, kampas kopling, harganya telah naik. Itu sangat kami rasakan,” kata Joko Suprapto di Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/9/2018).

Untuk ketersediaan onderdil di pasaran sejauh ini masih tersedia banyak. Toko toko yang menjadi langganan masih menyediakan onderdil yang dibutuhkan. Hanya saja, memang ada satu dua onderdil yang agak sulit dicari. “Katanya toko pasokannya ada yang tersendat,” urainya.

Meski kondisinya sulit, para pengusaha hanya bisa mengeluh. Pihaknya tidak berani menggunakan onderdil yang tidak orisinil, khususnya di bagian yang vital. Sebab hal itu menyangkut keamanan angkutan dan penumpang.

Para pengusaha berharap stok onderdil tetap lancar, komplet, dan melimpah meski kurs rupiah terus menaik dan sampai menembus Rp15.000. Agar tidak semakin terpuruk, pemerintah diharapkan tidak menaikkan harga bahan Bakar minyak (BBM).

Pada sisi lain, Organda juga tidak bisa menaikkan tarif angkutan karena sudah diatur pemerintah. Untuk tarif non ekonomi juga tidak berani menaikkan karena tidak diinginkan pasar. Terlebih untuk mencari penumpang juga semakin sulit, sehingga terkadang kru angkutan berebut.
(wib)
Berita Terkait
Aturan Larangan Mudik:...
Aturan Larangan Mudik: Angkutan Dalam Kota Boleh Beroperasi
Benahi Transportasi...
Benahi Transportasi Angkutan Darat, Organda Kota Palu Beri Masukan Ini kepada Pemkot
LRT Segera Dibangun...
LRT Segera Dibangun di Medan, Bobby Nasution: Kita Optimalkan Transportasi Massal
Palembang Jadi Contoh...
Palembang Jadi Contoh Angkutan Perkotaan, Pelajar Akan Dapat Subsidi Transportasi
Tiga Bus JR Connexion...
Tiga Bus JR Connexion Rute Sentul City-Blok M Diuji Coba
Istilah Khas dalam Angkot,...
Istilah Khas dalam Angkot, Nomor 4 Paling Sering Disebut
Berita Terkini
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
1 jam yang lalu
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
1 jam yang lalu
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
1 jam yang lalu
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved