Hari Pertama Bertugas, Ganjar Digeruduk Petani

Kamis, 06 September 2018 - 15:27 WIB
Hari Pertama Bertugas,...
Hari Pertama Bertugas, Ganjar Digeruduk Petani
A A A
SEMARANG - Hari pertama bertugas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung digeruduk petani di kantor gubernuran Jateng Jalan Pahlawan,Semarang, Kamis (6/9/2018). Mereka menuntut penyelesaian berbagai persoalan profesi dan kampung halamannya.

Petani tersebut datang dari Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Sebelum wadul pada Ganjar, mereka menyampaikan oleh-oleh berupa hasil pertanian di daerahnya. Dari buah-buahan, sayuran sampai tembakau kering. Maklum, Boyolali juga menjadi salah satu daerah penghasil tembakau.

Ganjar yang menerima oleh-oleh tersebut kaget, terlebih ketika menerima tembakau kering. "Nopo niki? Mbako? Lhawong aku ora udud og (apa ini? Tembakau? Saya tidak merokok)," seloroh Ganjar yang kemudian mempersilakan petani menyampaikan maksudnya.

Bagyo, salah satu petani menyampaikan terdapat tiga hal mendesak yang harus mendapat penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pertama, di kampung halamannya sebagian besar berprofesi sebagai petani tembakau, sehingga pembentukan kartu tanda anggota (KTA) sangat diperlukan.

"Kedua, karena kalau musim kemarau, kami sulit mendapat air bersih. Kami butuh pipanisasi sejauh 13 kilometer, Pak," katanya setelah memberi ucapan selamat atas pelantikan Ganjar Pranowo-Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wagub Jateng periode 2018-2023.

Mendengar dua keluhan tersebut, Ganjar langsung menanggapi dan mengaku akan langsung berkoordinasi dengan kepala desa untuk menanggulangi permasalahan itu. Kemudian dia memanggil Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Provinsi Jawa Tengah, Tavip Supriyanto. "Untuk lebih jelasnya, monggo setelah ini sama beliau (Tavip). Nanti akan ditindaklanjuti," katanya.

Persoalan ketiga disampaikan oleh Ramidi. Dia mengusulkan perbaikan rumah hampir roboh. Dia berniat memperbaiki rumahnya tetapi tak memiliki dana. "Saya harap ada bantuan dari Pak Ganjar," katanya.

Ganjar pun menyarankan Ramidi segera membuat surat keterangan tidak mampu. Dia berjanji akan mengusulkan permintaan itu melalui program rumah tak layak huni (RTLH). "Itu tanah milik kamu sendiri? Besok suratnya (keterangan tidak mampu) kasih saya, nanti saya usulkan," imbuhnya.
(wib)
Berita Terkait
Ganjar Lepas 5.748 Pemudik...
Ganjar Lepas 5.748 Pemudik dari Jakarta ke Jateng
BPS: Jumlah Penduduk...
BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Jateng Turun 175 Ribu Orang
Kementan Apresiasi Kinerja...
Kementan Apresiasi Kinerja Ganjar Pranowo di Bidang Pertanian
Masyarakat Berharap...
Masyarakat Berharap Ganjar Pranowo Menjadi Presiden RI
Dibuka, UKM Jateng Expo...
Dibuka, UKM Jateng Expo 2022 di Makassar Langsung Hasilkan Sejumlah MoU
Bangun Desa, Ganjar...
Bangun Desa, Ganjar Pranowo Gelontorkan Rp8,4 Triliun
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
26 menit yang lalu
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
33 menit yang lalu
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
41 menit yang lalu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
58 menit yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
1 jam yang lalu
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
1 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved