Baru Dilantik, Nama Pj Gubernur Jateng Dicatut untuk Penipuan

Selasa, 28 Agustus 2018 - 17:24 WIB
Baru Dilantik, Nama...
Baru Dilantik, Nama Pj Gubernur Jateng Dicatut untuk Penipuan
A A A
SEMARANG - Belum genap sepekan dilantik, nama Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Syarifuddin sudah dicatut untuk tindak penipuan. Aksi tak bertanggung jawab tersebut dilakukan oleh oknum atau lembaga yang mengatasnamakan Syarifuddin dengan meminta dukungan fasilitas dan operasional kepada jajaran SKPD dan pihak lain.

Seperti diketahui, Syarifuddin yang merupakan Dirjen Bina Keuangan Kemendagri dilantik sebagai Pj Gubernur Jateng oleh Mendagri Tjajo Kumolo di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kamis (23/8/2018). Syarifuddin dilantik untuk mengisi kekosongan kursi Jateng 1 karena Ganjar Pranowo memasuki purnabakti dan baru akan dilantik sebagai Gubernur Jateng untuk periode 2018-2023 pada 17 September 2018.

Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono mengungkapkan bahwa, seusai pelantikan Penjabat Gubernur Jateng telah beredar pesan melalui WhatsApp (WA) dari nomor 082246982277 yang mengatasnamakan Pj Gubernur Jawa Tengah. Dia menambahkan, pengguna nomor WA itu menggunakan foto Syarifuddin lengkap dengan pakaian dinas upacara jas putih, seperti yang dikenakan saat pelantikan Penjabat Gubernur Jateng.

"Pada awal percakapan, oknum tersebut memperkenalkan diri sebagai penjabat gubernur. Selanjutnya, dia menyampaikan permintaan dukungan fasilitas dan operasional untuk kegiatannya sebagai Pj gubernur," ungkap Sri Puryono di Semarang, Selasa (28/8/2018).

"Kalimat awalnya, 'Ass…ini nmr WA bpk gubernur. Pak Syarifuddin'. Kemudian dia mengatakan, 'masih di kantor skrg'. Setelah ada respons dari orang yang dihubungi, oknum itu langsung mengutarakan maksudnya untuk meminta dukungan fasilitas dan operasional," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Pj gubernur Jateng sudah menegaskan pesan tersebut tidak benar dan merupakan upaya tindak penipuan. Karena itu, pihaknya mengimbau jajaran SKPD, stakeholder, maupun masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap adanya pesan yang mengatasnamakan Pj gubernur dan meminta uang dan sebagainya. "Untuk mendukung pelaksanaan tugas selaku Penjabat Gubernur Jawa Tengah, fasilitas dan dukungan operasional secara normatif telah diatur dalam perundangan yang berlaku," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
38 menit yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
1 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
2 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
3 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved