Pindad: Pengembangan Medium Tank Tak Terpengaruh Ekonomi Turki

Kamis, 16 Agustus 2018 - 12:25 WIB
Pindad: Pengembangan...
Pindad: Pengembangan Medium Tank Tak Terpengaruh Ekonomi Turki
A A A
BANDUNG - PT Pindad memastikan pengembangan medium tank tidak terpengaruh kondisi ekonomi di Turki. Sejauh ini, kerja sama tersebut dalam bentuk pengembangan medium tank.

Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, kerja sama pembuatan Pindad dan FNSS Turki tidak akan terpengaruh kondisi di Turki. Sebagaimana diketahui, saat ini mata uang Turki terus melemah setelah Presiden AS Donald Trump menaikkan bea impor, salah satunya baja.

"Kita tidak terpengaruh. Karena kita kerja samanya pengembangan untuk menambah track record Pindad, bahwa kita masuk dunia internasional. Bahwa pindad punya kemampuan setara bangsa lain untuk mengembangkan kelas tank seperti ini," kata Abraham seusai penyambutan medium tank di kawasan industri Pindad, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis (16/8/2018).

(Baca juga: Berminggu-minggu Diuji, Medium Tank Disambut Meriah di Pindad )

Pada dasarnya, Pindad memiliki kemampuan mengembangkan tank. Karena sebelumnya telah memproduksi ranpur Anoa, Badak, dan kendaraan 8x8. Namun, untuk pasar internasional, pihaknya perlu kerja sama dengan Turki.

"Nasib proyek akan terus berlanjut. Karena kami sudah punya kemampuan, track record, dan kita bisa menjual. Posisinya kami sama, sama-sama punya kekuatan," ujar Abraham.

Dari sisi bahan baku, Abraham memastikan 70% lokal untuk hardware. Sedangkan software telah 100% dikuasai lokal.

Medium tank, kata dia, produk ranpur pertama di dunia untuk kelas medium. Sementara pesaingnya, mayoritas diproduksi untuk sendiri. Sedangkan tank Leopard terlalu besar untuk medan Indonesia.
(amm)
Berita Terkait
Antusiasme Warga di...
Antusiasme Warga di Pameran Alutsista Peringatan HUT ke-79 TNI
Mampukah N219 Amphibious...
Mampukah N219 Amphibious Sukses di Pasaran?
Pangkoarmada II Inspeksi...
Pangkoarmada II Inspeksi Kapal Perang
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Perlu Evaluasi Modernisasi...
Perlu Evaluasi Modernisasi Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit TNI
Dilengkapi Meriam Kaliber...
Dilengkapi Meriam Kaliber 40 mm, KRI Tuna-876 Perkuat Koarmada I
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
59 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved