Warga Kesulitan Air Bersih, Wali Kota Tangerang Sidak PDAM

Selasa, 14 Agustus 2018 - 19:11 WIB
Warga Kesulitan Air...
Warga Kesulitan Air Bersih, Wali Kota Tangerang Sidak PDAM
A A A
TANGERANG - Musim kemarau yang melanda Tangerang membuat suplai air bersih dari PDAM mulai terganggu. Banyak pelanggan PDAM mulai mengeluh karena pasokan air bersih susah didapat pada siang hari.

Untuk mendapatkan air bersih, pelanggan harus menunggu hingga malam. Seperti dialami Minah, warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Dia mengatakan pasokan air saat ini mulai sulit didapat.

"Air kalau ngucur cuma malam aja. Jadinya harus ngumpulin dulu. Jadi susah buat nyuci, mandi, dan lain-lain," ujarnya.

Mendengar kondisi yang dialami warga Tanah Tinggi, Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah mengaku prihatin. Karenanya dia langsung melakukan sidak ke PDAM Tirta Benteng untuk melihat langsung kesiapan perusahaan air minum itu.

Arief meminta PDAM Tirta Benteng mengantisipasi musim kemarau ini. "Untuk antisipasi kekeringan, buat hotline, jadi kita siapin armadanya, koordinasi dengan MAT, lalu dipetakan, kalau kurang distribusikan. Ke depan, semua Zona 1 harus dicover semua," ungkap Arief, Selasa (14/8/2018).

Arief menegaskan, dalam persoalan ini PDAM Tirta Benteng harus siap dan berani. Sehingga ke depan PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang dapat mencontoh PDAM Tirta Benteng.

Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM Tirta Benteng Ichsan Sodikin menuturkan, kekeringan memang telah melanda Kota Tangerang sejak dua pekan belakangan.

"Ini berakibat pada air baku PDAM Tirta Benteng di Sungai Cisadane. Alhasil, sisi pengolahan kapasitas produksi jadi agak tinggi," ujar Ichsan.

Meski demikian, kata dia, distribusi air ke pelanggan PDAM Tirta Benteng masih berjalan normal dan pengaduan dari pelanggan hingga kini belum ada. Ketinggian air Cisadane juga masih berada di atas 3,1 meter.

"Masih level normal. Dari sisi pengolahan air, ini belum ada masalah. Hanya saja, dari segi kualitas dan kuantitas agak berubah. Air jadi agak keruh dan terlihat lebih pucat," katanya.

Walaupun kondisi air terlihat agak keruh, namun tidak serta merta membuat air menjadi bau. "Untuk bau hilang semua. Karena kita pakai pompa udara untuk membuang gas, sehingga air jadi tidak bau. Kalau kenaikan biaya operasionalnya, itu ada di operator, yakni PT Moya," sebut Ichsan.

Terkait adanya sejumlah pelanggan PDAM di wilayah Kota Tangerang yang mulai mengeluhkan pasokan air bersih, Ichsan menyebutkan mereka bukan pelanggan PDAM Tirta Benteng.

Selama ini, kata dia, selain dari PDAM Tirta Benteng, pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Tangerang juga disuplai oleh PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. Seperti wilayah Tanah Tinggi di Zona 1, sebagian warganya merupakan pelanggan PDAM TKR.

Pihaknya pada prinsipnya siap melayani pelanggan PDAM TKR jika mereka meminta pindah jadi pelanggan PDAM Tirta Benteng.

"Kalau mau pindah ke PDAM Tirta Benteng, silakan, nanti kita pasang pipa kita, dan kita aliri. Karena selama ini, mereka hanya tahu PDAM Tirta Benteng saja. Padahal dia pelanggan TKR," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
PDAM Tirta Benteng Terapkan...
PDAM Tirta Benteng Terapkan Sistem Pembayaran Nontunai
Bangun IPA Sitanala,...
Bangun IPA Sitanala, Kemen PUPR Salurkan Air Bersih untuk 200 Ribu Warga Tangerang
UMB dan Pemkot Tangerang...
UMB dan Pemkot Tangerang Bangun Ground Water Tank demi Atasi Masalah Air Bersih
Pemkab Tangerang Akan...
Pemkab Tangerang Akan Pasang 9.000 Sambungan Air Bersih di Teluk Naga
Kerja Sama dengan Pemkot...
Kerja Sama dengan Pemkot Balikpapan, Arsari Group Pasok Air Bersih Berkelanjutan
Wujudkan Akses Air Bersih...
Wujudkan Akses Air Bersih Berkelanjutan, Arsari Group Gandeng Pemkot Balikpapan
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
34 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved