PLTA Batangtoru Bina Warga Budidayakan Ikan Jurung

Selasa, 14 Agustus 2018 - 07:15 WIB
PLTA Batangtoru Bina...
PLTA Batangtoru Bina Warga Budidayakan Ikan Jurung
A A A
TAPANULI SELATAN - Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), melakukan pembinaan budidaya ikan jurung kepada warga yang ada di hilir Batangtoru. Program ini bertujuan untuk melestarikan biodiversitas, yakni ikan jurung.

PLTA Batangtoru ikut memperhatikan pengembangan softskil masyarakat, seperti yang dilakukan Marihot Anton Sihombing. Marihot merupakan seorang breeder (pembudidaya) ikan jurung (ikan merah) yang sudah 15 tahun membudidayakan ikan jurung secara tradisional. Ketekunannya membudidayakan ikan jurung mematahkan fenomena bahwa ikan jurung seperti Salmon yang berpijah di hulu.

“Artinya, ikan jurung dapat diperbanyak atau dibudidayakan dengan menciptakan iklim atau suasana seperti di habitat alaminya,” ujar perwakilan perusahaan PLTA Batangtoru, Tapsel, Sumatera Utara, Agus Djoko Ismanto, Senin (13/8/2018).

Laki-laki yang akrab disapa Aji itu menjelaskan, ketika pelatihan, Marihot diajarkan memanfaatkan teknologi hatchery indoor agar hasil budidaya lebih banyak karena dapat meminimalkan faktor-faktor penyebab mortalitas telur.

Saat ini, di rumahnya terdapat 8 kolam penangkaran ikan jurung dengan teknologi sederhana yakni memanfaatkan aliran dan debit air serta tidak menggunakan aliran listrik ataupun teknologi. Lebih lanjut kata dia, Jika perkembangbiakan secara manual, tingkat keberhasilannya yaitu kurang dari 30% dari total telur yang dihasilkan induk. Tetapi dengan menggunakan hatchery indoor tingkat keberhasilan perkembangbiakan dapat mencapai 90% dari total telur yang dihasilkan.

“Hal tersebut dipengaruhi oleh pengaturan suhu yang stabil, tidak adanya predator, dan mortalitas hanya mencapai 5%,” ujar Aji.

Ikan Jurung sendiri merupakan ikan yang dianggap sebagai primadona bagi masyarakat Batak. Pasalnya pada zaman dulu, ikan ini digunakan untuk acara-acara adat dan hanya disajikan dan boleh dinikmati untuk raja-raja Batak. ”Dengan adanya kerja sama peningkatan softskill ini diharapkan dapat membantu melestarikan dan memperbanyak ikan Jurung,” tandasnya.
(rhs)
Berita Terkait
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Dorong Inovasi Produk...
KKP Dorong Inovasi Produk Perikanan di Tengah Pandemi
KKP Ajak Warga Kepulauan...
KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
Penjualan Ikan Tidak...
Penjualan Ikan Tidak Terpengaruh Pandemi Corona
KKP Dorong Harmonisasi...
KKP Dorong Harmonisasi Perikanan Berkelanjutan Regional Asia Tenggara
Berita Terkini
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
12 menit yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
3 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
7 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
7 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
7 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
9 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved