Mulai Bangun Skybride Tanah Abang, DKI Targetkan Rampung 15 Oktober
Sabtu, 04 Agustus 2018 - 17:06 WIB
Mulai Bangun Skybride Tanah Abang, DKI Targetkan Rampung 15 Oktober
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sarana Jaya memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang yang berlokasi di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat kemarin.
JPM ini ditargetkan rampung pada 15 Oktober 2018. Untuk proses pembangunan JPM Tanah Abang dilakukan oleh PT Amarta Karya (Persero) dan yang melakukan pengawasan pembangunan adalah PT Bina Karya (Persero). (Baca: Pembangunan Tanah Abang Sky Bride Dimulai 3 Agustus )
Direktur Utama PD. Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menjelaskan, JPM Tanah Abang dibangun sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter. Lokasinya tepat berada di atas Jalan Jati Baru Raya, dari depan pintu stasiun hingga pasar Blok F melewati pasar Blok G.
"Selama pekerjaan Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang, diusahakan tidak mengganggu pedagang yang saat ini berjualan di Jalan Jatibaru, dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan di lapangan," ujar Direktur Utama PD. Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).
JPM Tanah Abang merupakan jembatan penghubung Stasiun Tanah Abang hingga ke Blok G dan menjadi jembatan antarmoda yang berintegrasi langsung dengan Stasiun Tanah Abang. (Baca juga: Kejar Target, Jembatan PAsar Tanah Abang Malah Miring )
Selain itu, nantinya, di dekat pintu keluar Stasiun Tanah Abang yang terletak di bawah flyover Jatibaru akan dipasang Ramp (Jembatan Penghubung) untuk memudahkan pejalan kaki dan kaum difabel pada saat melintasi jembatan penghubung ini. (Baca juga: Jembatan ke Pasar Blok G Tanah Abang Segera Dibangun )
Pembangunan jembatan penghubung antara stasiun dan pasar di Tanah Abang sudah direncanakan sejak lama. Sayangnya, sejak Gubernur DKI masih dipimpin Joko Widodo hingga Basuki T Purnama, pembangunan jembatan penghubung itu tidak terealisasi.
JPM ini ditargetkan rampung pada 15 Oktober 2018. Untuk proses pembangunan JPM Tanah Abang dilakukan oleh PT Amarta Karya (Persero) dan yang melakukan pengawasan pembangunan adalah PT Bina Karya (Persero). (Baca: Pembangunan Tanah Abang Sky Bride Dimulai 3 Agustus )
Direktur Utama PD. Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan menjelaskan, JPM Tanah Abang dibangun sepanjang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter. Lokasinya tepat berada di atas Jalan Jati Baru Raya, dari depan pintu stasiun hingga pasar Blok F melewati pasar Blok G.
"Selama pekerjaan Jembatan Penyeberangan Multiguna Tanah Abang, diusahakan tidak mengganggu pedagang yang saat ini berjualan di Jalan Jatibaru, dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan di lapangan," ujar Direktur Utama PD. Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan di Jakarta, Sabtu (4/8/2018).
JPM Tanah Abang merupakan jembatan penghubung Stasiun Tanah Abang hingga ke Blok G dan menjadi jembatan antarmoda yang berintegrasi langsung dengan Stasiun Tanah Abang. (Baca juga: Kejar Target, Jembatan PAsar Tanah Abang Malah Miring )
Selain itu, nantinya, di dekat pintu keluar Stasiun Tanah Abang yang terletak di bawah flyover Jatibaru akan dipasang Ramp (Jembatan Penghubung) untuk memudahkan pejalan kaki dan kaum difabel pada saat melintasi jembatan penghubung ini. (Baca juga: Jembatan ke Pasar Blok G Tanah Abang Segera Dibangun )
Pembangunan jembatan penghubung antara stasiun dan pasar di Tanah Abang sudah direncanakan sejak lama. Sayangnya, sejak Gubernur DKI masih dipimpin Joko Widodo hingga Basuki T Purnama, pembangunan jembatan penghubung itu tidak terealisasi.
(ysw)