Kisah Warga Indramayu yang Berjalan Kaki ke KPK Minta Kasus Gratifikasi Bupati Diusut

Jum'at, 03 Agustus 2018 - 16:39 WIB
Kisah Warga Indramayu...
Kisah Warga Indramayu yang Berjalan Kaki ke KPK Minta Kasus Gratifikasi Bupati Diusut
A A A
INDRAMAYU - Kasus dugaan pemberian gratifikasi mobil Pajero B 104 ANA kepada Bupati Indramayu Anna Shopanah berbuntut panjang. Setelah berbagai aksi demo di Indramayu tak kunjung mendapatkan respons positif, Masdi, seorang warga Indramayu memilih cara lain untuk mengundang perhatian publik. Dari keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (3/8/2018) Masdi berjalan kaki dari Indramayu menuju kantor KPK dan Istana Presiden di Jakarta. Masdi diperkirakan akan tiba di Jakarta minggu depan, setelah menempuh perjalanan sekitar 250 kilometer.
Kisah Warga Indramayu yang Berjalan Kaki ke KPK Minta Kasus Gratifikasi Bupati Diusut

Masdi yang berusia 50 tahun itu berjalan sendirian untuk mendorong agar Presiden dan KPK segera mengambil tindakan kepada Bupati Indramayu. Kasus dugaan gratifikasi ini muncul ketika bupati mendapatkan mobil mewah tersebut dari Rohadi, seorang mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pada 2016 silam.

Mobil itu diberikan kepada Anna melalui Daniel Mutaqien, anak Bupati Indramayu, di sebuah rumah makan di Kebon Sirih, Jakarta. Pemberian itu dilatarbelakangi agar Bupati Indramayu memuluskan proses perizinan pendirian Rumah Sakit Reysa, Indramayu.

Hingga saat ini kasus gratifikasi yang melibatkan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan Bupati Indramayu tersebut masih belum ditangani secara tuntas oleh KPK. Padahal barang bukti berupa mobil Pajero Sport bernomor polisi B 104 ANA telah disita pihak KPK. Meskipun mobil yang menjadi obyek gratifikasi telah disita, pengusutan terhadap Bupati Indramayu dinilai berjalan lamban.

Lambannya pengusutan kasus ini memang cukup meresahkan masyarakat Indramayu. Warga daerah itu, secara sporadis, telah berulangkali mendesak agar KPK segera menangani kasus ini. Demonstrasi masyarakat untuk meminta agar kasus ini segera dituntaskan bahkan telah sangat sering terjadi di Indramayu. Namun hingga saat ini, kasus yang melibatkan Bupati Anna Shopanah itu belum juga dilanjukan ke tahap penyidikan.

Rohadi, telah diperiksa oleh KPK. Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) itu telah mengakui bahwa dia memberikan gratifikasi mobil Mitsubishi Pajero tersebut kepada Anna Sophanah.

Rohadi mengatakan, serah terima STNK itu terjadi di sebuah restoran di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. KPK telah menetapkan Rohadi sebagai tersangka untuk tiga perkara, yaitu dugaan suap terkait dengan vonis Saipul Jamil, gratifikasi, dan pencucian uang. Untuk kasus suap, Rohadi telah divonis tujuh tahun penjara.
(sms)
Berita Terkait
Dalami Kasus Suap dan...
Dalami Kasus Suap dan Gratifikasi Perkara MA, KPK Periksa Anak Nurhadi
KPK Tahan Fungsional...
KPK Tahan Fungsional Pemeriksa Pajak Kanwil DJP Jawa Barat II Alfred Simanjuntak
KPK Tindak Lanjuti Sejumlah...
KPK Tindak Lanjuti Sejumlah Laporan Dugaan Korupsi di Papua
Petani Jawa Barat Dukung...
Petani Jawa Barat Dukung KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
Wajib Diketahui! Begini...
Wajib Diketahui! Begini Hukum Gratifikasi Menurut Pandangan Islam
Hakim Agung Nonaktif...
Hakim Agung Nonaktif Gazalba Saleh Dituntut 15 Tahun Penjara
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
7 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
10 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
11 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
11 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
12 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved