Dirayu Jadi SPG, ABG 16 Tahun Dipaksa Kawin Kontrak di China

Selasa, 31 Juli 2018 - 06:03 WIB
Dirayu Jadi SPG, ABG...
Dirayu Jadi SPG, ABG 16 Tahun Dipaksa Kawin Kontrak di China
A A A
JAKARTA - Seorang gadis berinisial MRD (16) menjadi korban human trafficking di China. Di negeri Tirai Bambu itu, MRD dipaksa menikah kontrak dan mendapat perlakuan kekerasan.

MRD menjadi satu dari lima perempuan yang menjadi korban perdagangan manusia yang berasal dari Purwakarta. Empat orang lain berinisial Y (28), DF (26), VN (20), CEP (23).

Wanita yang putus sekolah di bangku SMP ini sampai sekarang masih berada di China dengan status istri seseorang. Namun perlakuan yang didapatkan tidak layaknya seorang suami ke istri.

MRD selalu disekap dan diperlakukan kasar oleh suaminya. Hal itu yang diungkapkan Nurhidayat (53), ayah dari MRD."Masih disekap di China," kata Nurhidayat kepada wartawan di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (30/7/ 2018).

Dia bercerita awal mula putrinya terjebak di China dan menjadi korban pernikahan kontrak. MRD diajak oleh seseorang bernama Vivi untuk bekerja di Jakarta.

Vivi yang bertindak sebagai agen penyalur pegawai mengiming-imingi MRD bekerja sebagai sales promotion girl (SPG) kosmetik."Bapak enggak usah khawatir anak bapak kerja baik baik bukan yang haram haram. Nah aku kan percaya dia (Vivi) bilang begitu," ujarnya.

Namun, lanjut Nurhidayat, seminggu setelah MRD berangkat pada 24 Mei 2018, MRD pun menghubunginya melalui telepon dan memberitahu sudah berada di China. "Aku kan kaget anak di bawah umur, KTP belum punya tanpa izin orang tua bisa pergi ke China. Apalagi dengan alasan dia ingin dinikahkan kontrak," terangnya.

Nurhidayat mengaku shock jika anaknya sudah berstatus istri dari perkawinan kontrak. Berbagai ketakutan pun mulai muncul dalam benaknya."Kan hati saya hancur, kawin disana kulturmya berbeda, budayanya berbeda, bahasa berbeda, agamanya juga. Belum tentu sama dengan kita. Itu yang paling ngeri tuh itu," katanya.

Dihari dan waktu yang sama, Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendampingi kelima keluarga membuaTl laporan ke Direktorat Perlindungan WNI dan Perlindungan Indonesia.

"Ini tindak lanjut saja. Dari sisi aspek pidana kan sudah ditangani di Polda Jabar, kemudian kita ke Kemenlu untuk mendorong percepatan advokasi agar kita bisa menembus ke kepolisian di CHina. Melalui pendekatan jalur ini keinginan kita adalah mereka bisa dikembalikan kembali ke Indonesia," katanya.

Jika proses di Kemenlu tidak berjalan mulus, maka tidak menutup kemungkinan politisi Golkar ini pergi ke CHina guna turun langsung menyelesaikan permasalahan.

Sekadar informasi, empat tersangka sudah ditahan di Polda Jabar terkait kasus Human Trafficiking tersebut. ke empat pelaku di antaranya Thjiu Djiu Djun alias Vivi Binti Liu Chiung Syin berperan sebagai perekrut, Yusuf Halim alias Aan sebagai perekrut dan warga China, Guo Changshan sebagai perantara di Indonesia ke China.
(whb)
Berita Terkait
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Miris! Perdagangan Manusia...
Miris! Perdagangan Manusia Berkedok Warung Kopi, 18 Wanita Disekap
Ditreskrimum Polda Jateng...
Ditreskrimum Polda Jateng Bongkar Sindikat TPPO di Brebes, Korbannya Puluhan Orang
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap 46 Tersangka TPPO Dalam 2 Pekan, 1.337 Orang Jadi Korban
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Berita Terkini
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
40 menit yang lalu
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
48 menit yang lalu
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
1 jam yang lalu
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
2 jam yang lalu
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
2 jam yang lalu
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved