Bekasi Libatkan Dokter IPB untuk Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban

Rabu, 18 Juli 2018 - 15:55 WIB
Bekasi Libatkan Dokter...
Bekasi Libatkan Dokter IPB untuk Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban
A A A
BEKASI - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi mengeluhkan kekurangan tenaga dokter hewan untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha pada Rabu, 22 Agustus 2018 mendatang. Padahal jumlah hewan kurban yang dipotong melebihi 20.000 ekor setiap tahun.

”Kita kekurangan tenaga dokter hewan, kita hanya memiliki tiga tenaga dokter,” ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan, Distanikan Kota Bekasi, Satian Sriwijayanti pada Rabu (18/7/2018). Menurutnya, setiap tahun hewan kurban yang dipotong seperti sapi, kerbau, kambing dan domba mencapai puluhan ribu ekor.

Untuk itu, lanjut dia, instansinya mengantisipasi hal tersebut dengan menggandeng Fakultas Kedokteran Institut Pertanian Bogor (IPB).
Satia menuturkan, dalam MoU tersebut Kota Bekasi meminta IPB untuk mengerahkan sebanyak 50 tenaga dokter.

Keberadaan dokter bantuan itu, sangat meringankan tugas pemerintah dalam mengawasi dan mengantisipasi hewan kurban sakit yang hendak dijual.”Bentuk kerjas ama ini bukanlah yang pertama, karena dua tahun terakhir kita sudah menggandeng IPB dalam mengawasi hewan kurban,” ujarnya.

Dia mencatat, tahun lalu ada 134 petugas yang tergabung dengan dinasnya untuk mengawasi 1.399 titik pemotongan hewan kurban.
Bahkan, Satia memproyeksikan, jumlah tersebut tidak jauh berbeda dengan Idul Adha kali ini. "Mereka akan mengawasi tempat penjualan hewan kurban dan pemotongannya yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi, hal ini penting dilakukan untuk kesehatan hewan kurban,” terangnya.

Kepala Distanikan Kota Bekasi Momon Sulaeman menambahkan, intansinya telah melakukan empat upaya untuk mengantisipasi kekurangan dokter hewan tersebut. Keempat upaya itu di antaranya usulan tenaga dokter hewan ke Wali Kota Bekasi, melatih tenaga kelurahan menjadi tenaga kesehatan hewan.

Kemudian bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dalam melakukan pelayanan kesehatan dan merekrut tenaga dokter hewan mandiri.”Empat upaya itu kita laksanakan tahun ini agar hewan yang dikurbankan memang sehat,” katanya.

Momon menjelaskan, hewan kurban yang hendak dijual patut diperiksa kesehatannya. Bila tidak diperiksa, dikhawatirkan bakal menimbulkan penyakit bagi masyarakat yang mengonsumsinya. Sedikitnya ada empat jenis penyakit yang kerap menyerang hewan kurban.

Di antaranya, semi katarak atau pink eye, kudis atau scabies pada kambing, cacing hati pada sapi atau fasciolosis serta pilek atau rhinitis akibat terserang virus. Penyebabnya bervariasi, ada yang bawaan sejak lahir, lingkungan yang jorok dan fisik hewan yang memang sedang menurun.

Meski ada beberapa penyebab, namun yang paling dominan adalah lingkungan yang jorok. Pemilik harus rutin membersihkan kandang hewannya setiap hari dan selalu berupaya menjauhkan makanan ternak dengan feses yang dibuang hewan. Jangan sampai rumput yang hendak dimakan tercemar.

Selain mengganggu kesehatan manusia, kata dia, hewan yang terserang penyakit juga tidak dianjurkan oleh syariat Islam untuk dijadikan kurban. Apalagi ada empat syarat bahwa hewan layak disembelih yaitu aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).

Dia menambahkan, jumlah hewan yang disembelih setiap tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 lalu, jumlah hewan kurban yang dipotong mencapai 21.065 ekor, kemudian naik di tahun 2015 menjadi 21.804 ekor, lalu di tahun 2016, melejit menjadi 25.618 ekor.

Terakhir pada 2017 lalu naik menjadi 26.432 ekor hewan kurban yang dipotong. Sehingga tren hewan yang dipotong setiap tahun memang selalu bertambah.”Ini menunjukkan, tingkat perekonomian masyarakat membaik dan kesadaran mereka untuk merayakan Idul Adha juga meningkat,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Cerita Faiz Arsyad,...
Cerita Faiz Arsyad, Mahasiswa Indonesia yang Pertama Kali Rayakan Idul Adha di Rusia
Hari Raya Idul Adha,...
Hari Raya Idul Adha, Ustaz Najmi Umar Bakkar : Jangan Ragu Bahwa Allah Itu Ada
Haedar Nashir: Inti...
Haedar Nashir: Inti dari Idul Adha Adalah Jiwa dan Semangat Berbagi
27 Ucapan Selamat Idul...
27 Ucapan Selamat Idul Adha 2024 untuk Teman, Bisa Jadi Referensi Berbagi Pesan
Rayakan Idul Adha, J99...
Rayakan Idul Adha, J99 Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Enam Kota
Tarekat Tajjul Khalwatiyah...
Tarekat Tajjul Khalwatiyah Gowa Salat Idul Adha Hari Ini
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved