Revisi Penlok Tak Ubah Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Kamis, 12 Juli 2018 - 16:36 WIB
Revisi Penlok Tak Ubah...
Revisi Penlok Tak Ubah Rute Kereta Cepat Jakarta-Bandung
A A A
BANDUNG - Konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN (PSBI) telah mengajukan revisi penetapan lokasi (penlok) megaproyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Meski penlok direvisi, rute kereta cepat tersebut dipastikan tidak akan berubah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengaku telah bertemu Direktur Utama PT PSBI Natal Argawan Pardede. Menurut Iwa, revisi penlok diajukan oleh PSBI kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar guna mempercepat proses pembebasan lahan yang hingga kini belum selesai.

"Ada permohonan revisi penlok. Ini terkait sisa 1.000 bidang tanah yang belum dibebaskan," ungkap Iwa di Bandung, Kamis (12/7/2018).

Iwa menjelaskan, berdasarkan laporan PSBI, dari sekitar 5.000 lebih bidang tanah di wilayah Jabar, sebanyak 2.500 lebih bidang tanah sudah berhasil dibebaskan, sedangkan sekitar 1.200 lahan kini tengah dilakukan konsinyasi.

"Yang perlu mendapat dukungan pemprov dan daerah yang dilalui serta BPN (Badan Pertanahan Nasional) sekitar 1.000 bidang tanah. Ada kesepahaman untuk mempercepat pembebasan," tuturnya.

Menurut Iwa, revisi penlok diajukan karena pihak PSBI juga sudah menghitung panjang lahan yang dilalui kereta cepat dan beberapa detail teknis yang harus berubah, seperti adanya penambahan lahan. Meski begitu, Iwa memastikan rute dan alur kereta cepat tidak akan berubah dan bermasalah.

"Kami ingin proyek sesuai ketentuan yang berlaku, jadi penlok ini perlu diperbaharui sesuai ketentuan," katanya.

Iwa juga meyakinkan, pihak PSBI telah memastikan bahwa perubahan penlok tidak akan mengganggu proses pembangunan yang saat ini tengah berlangsung. Sebab, jumlah lahan yang kemungkinan didata tidak begitu banyak.

Diakui Iwa, pihaknya langsung menindaklanjuti permohonan tersebut dengan menugaskan Bagian Pertanahan Pemprov Jabar untuk melakukan pendataan di lapangan. Diharapkan, hal ini dapat diselesaikan satu pekan ke depan, sehingga target pembebasan 1.000 bidang lahan itu bisa terkejar. "Targetnya akhir Juli atau awal Agustus, pembebasan bisa selesai."

Pembebasan lahan juga didukung upaya lain, di antaranya berkoordinasi dengan sejumlah tim yang terkait dengan pembebasan lahan. Iwa juga telah membentuk Tim A yang dikoordinasikan oleh BPN dan Tim B yang berisikan instansi-instansi yang mengurusi pembebasan lahan.

"Nanti kalau ada rumah-rumah yang harus dibebaskan akan dilibatkan Dinas Permukiman, terkait lahan akan terlibat Dinas Kehutanan," tandasnya.

Sebagai catatan, PSBI terdiri dari konsorsium 4 BUMN yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII. PT PSBI merupakan pemegang saham mayoritas dengan porsi kepemilikan 60 persen di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Sisanya, 40 persen saham dimiliki oleh konsorsium korporasi China.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki nilai investasi US$5,14 miliar atau setara Rp70,8 triliun. Kebutuhan tersebut akan dipenuhi dari setoran modal sebesar 25 persen dari pemegang saham KCIC dan sisanya sekitar 75 persen akan dibiayai pinjaman perbankan.
(zik)
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
1 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved