Pangdam Siliwangi Sebut Sistem Rayon Perawatan BPJS Rugikan Prajurit

Kamis, 12 Juli 2018 - 13:32 WIB
Pangdam Siliwangi Sebut...
Pangdam Siliwangi Sebut Sistem Rayon Perawatan BPJS Rugikan Prajurit
A A A
CIMAHI - Sistem perawatan bagi prajurit TNI dengan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dianggap cukup merugikan. Hal itu diungkapkan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan saat memantau pembangunan gedung baru dan kelengkapan fasilitas kesehatan di RS Dustira, Kota Cimahi, Kamis (12/7/2018).

"Khusus untuk birokrasi sistem perawatan di TNI dengan adanya BPJS kesehatan ini kami sedikit dirugikan," ucapnya.

Dia menjelaskan, BPJS membuat rujukan pelayanan kesehatan sistem rayon sehingga seperti mengotak-ngotakkan. Di militer tidak mengenal sistem rayon tapi sistem kesehatannya adalah sistem rujukan, mulai dari batalion, kodim, hingga tingkatan rumah sakit yang memiliki peralatan dan fasilitas lebih lengkap. Hal tersebut perlu diluruskan karena akan merugikan institusi TNI.

Melalui sistem rayon tersebut, ketika rumah sakit militer memiliki fasilitas yang bagus dan mencukupi tapi karena ada batasan koridor BPJS jadi terbelenggu. Sebab, militer ketika akan memeriksakan kesehatan tidak bisa ke rayon lain. Ini yang perlu disuarakan dan disampaikan sehingga ada titik temu agar militer tidak dirugikan. Artinya, dengan fasilitas yang lebih, masyarakat juga tetap terlayani dan militer juga ter-cover

Sejauh ini sistem rujukan di militer ada tersendiri dan khusus yang selama ini sudah berjalan di lingkungan TNI. Sistem rujukan berjalan namun sistem administrasi penunjang tidak bisa melakukan klaim ke BPJS ketika melakukan rujukan seperti di TNI. Jika dahulu militer membawa surat dari PPK satu untuk dirujuk ke rumah sakit, tapi sekarang tidak bisa karena sistemnya online.

"Kita dikotak-kotak, dibelenggu, diikat dengan sistem online. Tapi ketika sudah mendaftar online, namanya tidak ada karena sudah masuk kotak dalam rayon tertentu," tuturnya.

Pada kesempatan kunjungannya tersebut Pangdam yang didampingi Kakesdam III/Slw Kolonel Ckm Purwo Setyanto dan Karumkit RS Dustira Kolonel Ckm Agus Ridho Utama juga meletakkan batu pertama pembangunan Ruang Stroke Center yang didanai dari dana murni PNBP. Gedung Stroke Center ini khusus menangani kasus stroke dan terdiri dari 12 tempat tidur yang terbagi ruang VIP, isolasi, dan pasien.
(zik)
Berita Terkait
Viva Apotek Dorong Transformasi...
Viva Apotek Dorong Transformasi Pelayanan Kesehatan Terintegrasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Bethsaida Hospital Gading...
Bethsaida Hospital Gading Serpong Hadirkan Inovasi dan Layanan Medis Unggulan dalam Satu Atap
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Tingkatkan Mutu Fasilitas...
Tingkatkan Mutu Fasilitas Kesehatan, LAFKI Gelar Pertemuan Ilmiah
BPJS Kesehatan: Tingginya...
BPJS Kesehatan: Tingginya Angka Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Harus Didukung Mutu Faskes yang Baik
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
50 menit yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
2 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
3 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
3 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
5 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
5 jam yang lalu
Infografis
Usia Pensiun Prajurit...
Usia Pensiun Prajurit TNI dari Pangkat Terendah hingga Tertinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved