Inkindo Minta DKI Sinkronkan Aturan dengan Perpres Pengadaan Barang/Jasa

Rabu, 11 Juli 2018 - 19:13 WIB
Inkindo Minta DKI Sinkronkan...
Inkindo Minta DKI Sinkronkan Aturan dengan Perpres Pengadaan Barang/Jasa
A A A
JAKARTA - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) DKI Jakarta menegaskan siap membantu pembangunan di Ibu Kota dengan menurunkan sejumlah konsultan. Namun Inkindo berharap Pemprov DKI mensinkronkan beberapa aturan dengan perpres baru tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Ketua Inkindo DKI Jakarta, Imam Hartawan, mengatakan, pihaknya selalu siap membantu membangun DKI Jakarta, termasuk menjawab tantangan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang sebelumnya meminta dukungan Inkindo DKI.

Untuk itu, Imam mengatakan akan melakukan audensi dengan pemprov DKI Jakarta dalam Forum Grup Discussion (FGD). “Ada kebanggaan dimana kami bisa berkontribusi lebih kepada Jakarta,” ujar Imam kepada wartawan di sela-sela sosialisasi Perpres No 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang digelar DPP Inkindo DKI Jakarta, di Gedung Jakarta Design Centre (JDC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 11 Juli 2018.

Menurut dia, Perpres No 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah perlu disosialisaikan kepada anggota mengingat banyak hal baru dibanding Perpres No 54/2010.

Beberapa hal baru itu antara lain soal perencanaan pengadaan,agen pengadaan, swakelola, repeat order, E-Reverse Auction, pengecualian, penelitian, E-market Place, dan layanan sengketa. Namun, pelaksanaan Perpres tersebut dianggap tidak akan efektif jika tidak didukung oleh peraturan di daerah.

Inkindo melihat di DKI masih terdapat beberapa aturan yang belum sinkron dengan Perpres tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Antara lain masih ada lelang konsultan tanpa segmentasi,penentuan HPS Pagu belum jelas, dan masih ada pembuktian/klarifikasi harus lengkap.

Selain itu, jenis kontrak manmonth tapi pembayarannya disesuaikan dengan progres fisik, penyerapan anggaran selalu di akhir proyek atau akhir tahun, dan kontrak Lumpsum masih mempersyaratkan backup invoice.

"Melalui sosialisasi ini diharapkan terjadi persamaan persepsi antara penyedia jasa konsultansi dan para pemanggu kepentingan, sehingga dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif," katanya. Sosialisasi ini dihadari ratusan perwakilan perusahaan konsultan dan menghadirkan Ketua LKPP Agus Prabowo sebagai nara sumber.

Imam menyebutkan, saat ini anggota Inkindo DKI Jakarta yang terdata resmi sebanyak 780 perusahaan. Anggota ini memiliki kredibilitas mumpuni, mulai dari jasa konsultan, jasa keuangan, hingga jasa lainnya.

Di DKI sendiri dalam kepempimpinan Anies-Sandi, terdapat beragam program yang digulirkan. Mulai dari pembangunan MRT, LRT, DP 0 persen, hingga program OK OCE.

Dari program itu, Imam melihat Inkindo bisa terlibat diantaranya. Termasuk soal rumah DP 0 % dan program OK Oce yang didedungkan. Menurutnya Inkindo bisa berkontribusi dalam memberikan pengarahan kepada industri kecil.

“Kami juga bisa menjadi pemantau dalam kegiatan ini,” ucapnya sembari mengatakan Inkindo bisa menjadi pengawas.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
20 menit yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
46 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
46 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
1 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
1 jam yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved