Ditinggal Kosong, Rumah Wartawan di Depok Dibobol Maling
Rabu, 11 Juli 2018 - 20:04 WIB
Ditinggal Kosong, Rumah Wartawan di Depok Dibobol Maling
A
A
A
DEPOK - Hanya ditingga selama dua jam, rumah seorang wartawan di Depok dibobol maling. Sejumlah barang berharga senilai Rp30 juta digasak dari rumah yang terletak di Perumahan Taman Duta Blok A2 No 1, Sukmajaya, Depok.
Rina Ginting, pemilik rumah mengatakan, pencurian terjadi pada Selasa 10 Juli 2018 siang sekitar pukul 12.20 WIB. Saat itu dia sedang keluar rumah. Dirumahnya sedang tidak ada orang sama sekali.
Dia baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 14.00 WIB ketika pulang ke rumah. “Saat pelaku beraksi rumah saya dalam keadaan kosong. Ada empat pintu yg dibobol dan satu gembok dirusak," kata Rina kepada wartawan, Rabu (11/7/2018).
Dari rekaman empat CCTV di rumahnya, pelaku terlihat seorang diri. Dia membuka empat pintu menggunakan benda tajam. Mulai dari pintu depan, pintu kamar dan pintu ruang penghubung kamar.
Pelakunya memiliki ciri-ciri tinggi besar meloncat dari pagar halaman samping lalu merusak paksa pintu pagar utama dan menutupnya kembali. Pelaku mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan celana hitam tersebut masuk ke ruang tamu setelah merusak pintu depan dengan sebuah besi.
“Kalau di rekaman terlihat hanya satu orang yang masuk. Tapi ada dua motor yang menjemputnya sekitar tiga orang,” ungkapnya.
Kejadian serupa juga terjadi di Komplek Mekar Perdana, Depok Timur, Sukmajaya, Depok. Pencurian ini juga terjadi saat rumah dalam kondisi kosong. Malingnya diketahui berjumlah dua orang menggunakan motor dan berpakain rapih serta membawa tas hitam.
Aji salah satu warga mengatakan, informasi yang dia ketahui, satu orang pelaku menunggu di motor sedangkan satu lainnya masuk ke dalam rumah.
“Pintu pagar yang digembok dibobol. Kondisi rumah kosong. Lampu teras depan memang menyala karena penghuninya kerap pulang malam dari kantornya,” katanya.
Kamar rumah korban diketahui sudah dalam kondisi berantakan. Pelaku mengacak-acak lemari dan baju-baju untuk mencari benda berharga. “Belum tahu apa yang diambilnya,” tambahnya.
Kapolsek Sukmajaya Kompol Bronet Ranapati membenarkan adanya kasus tersebut. Korban juga sudah membuat laporan di Polsek. “Kami sudah periksa CCTV dan masih diselidiki. Kita akan dalami lagi kasusnya,” katanya.
Rina Ginting, pemilik rumah mengatakan, pencurian terjadi pada Selasa 10 Juli 2018 siang sekitar pukul 12.20 WIB. Saat itu dia sedang keluar rumah. Dirumahnya sedang tidak ada orang sama sekali.
Dia baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 14.00 WIB ketika pulang ke rumah. “Saat pelaku beraksi rumah saya dalam keadaan kosong. Ada empat pintu yg dibobol dan satu gembok dirusak," kata Rina kepada wartawan, Rabu (11/7/2018).
Dari rekaman empat CCTV di rumahnya, pelaku terlihat seorang diri. Dia membuka empat pintu menggunakan benda tajam. Mulai dari pintu depan, pintu kamar dan pintu ruang penghubung kamar.
Pelakunya memiliki ciri-ciri tinggi besar meloncat dari pagar halaman samping lalu merusak paksa pintu pagar utama dan menutupnya kembali. Pelaku mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan celana hitam tersebut masuk ke ruang tamu setelah merusak pintu depan dengan sebuah besi.
“Kalau di rekaman terlihat hanya satu orang yang masuk. Tapi ada dua motor yang menjemputnya sekitar tiga orang,” ungkapnya.
Kejadian serupa juga terjadi di Komplek Mekar Perdana, Depok Timur, Sukmajaya, Depok. Pencurian ini juga terjadi saat rumah dalam kondisi kosong. Malingnya diketahui berjumlah dua orang menggunakan motor dan berpakain rapih serta membawa tas hitam.
Aji salah satu warga mengatakan, informasi yang dia ketahui, satu orang pelaku menunggu di motor sedangkan satu lainnya masuk ke dalam rumah.
“Pintu pagar yang digembok dibobol. Kondisi rumah kosong. Lampu teras depan memang menyala karena penghuninya kerap pulang malam dari kantornya,” katanya.
Kamar rumah korban diketahui sudah dalam kondisi berantakan. Pelaku mengacak-acak lemari dan baju-baju untuk mencari benda berharga. “Belum tahu apa yang diambilnya,” tambahnya.
Kapolsek Sukmajaya Kompol Bronet Ranapati membenarkan adanya kasus tersebut. Korban juga sudah membuat laporan di Polsek. “Kami sudah periksa CCTV dan masih diselidiki. Kita akan dalami lagi kasusnya,” katanya.
(ysw)