Bermodal Tato dan Wajah Seram, Tukang Palak Berkeliaran di Ancol

Rabu, 11 Juli 2018 - 16:22 WIB
Bermodal Tato dan Wajah...
Bermodal Tato dan Wajah Seram, Tukang Palak Berkeliaran di Ancol
A A A
JAKARTA - Menjelang Asian Games 2018, tukang palak mulai berkeliaran kawasan Ancol. Mereka meminta uang kepada pengunjung Ancol.

Bermodal wajah seram dan tato yang diperlihatkan di badannya. Para tukang palak bergerombol meminta uang kepada sejumlah pengunjung Ancol yang menggunakan taksi online.

Bahkan beberapa pemalak itupun kemudian membuka pintu mobil secara paksa. Mereka meminta uang dengan kisaran Rp5.000 hingga Rp20.000. Bila tak diberi, pemalak ini mengancam akan melukai pengunjung dan meleceti mobil driver online.

"Dari pada saya luka, lebih baik saya kasih saja," ucap Adi (27), salah seorang korban di Jakarta, Rabu (10/7/2018).

Dalam perayaan Asian Games 2018 nanti, Ancol ditetapkan sebagai venue dua cabang olahraga, yakni Jetski dan Perahu Layar. Kedua tempat itu berada dalam pantai aAncol.

Adi yang kala itu pulang kerja, usai menghadiri rapat di kawasan ancol itu sempat memberikan uangnya sebesar Rp20.000 untuk dua pemalak.

Manager Coorporate Communication PT Impian Jaya Ancol, Rika Lestari mengakui tentang aksi pemalakan itu. Namun karena lokasinya berada di luar Ancol, pihaknya tak bisa berbuat banyak.

"Kami telah berkoordinasi dengan Polsek Pademangan untuk melakukan penertiban," ucap Rika yang mengaku akan mengintensifkan pengawasan.

Kapolsek Pademangan, Kompol Suhartatik mengakui, lemahnya pengawasan terhadap kasus tersebut. Padahal, kasus tersebut telah ditangani sebelum video kasus pemalakan viral di media sosial.

"Kita sedikit agak kendor terhadap kasus itu," kata Suhartatik kepada wartawan.

Dia enggan memastikan kapan pelaku pemalakan dalam video ditangkap. Namun, kegiatan patroli tetap dilakukan sesuai dengan program tetap (protap).

"Kalau kita prediksi berapa lama pelaku ditangkap kita ngga bisa mengatakan berapa lama ya. Pokoknya setiap ada gelagat seperti itu kita langsung tindaklanjuti dan amankan pelaku," terangnya.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan dalam perayaan Asian Games 2018, Jakarta dan Palembang harus bebas dari aksi premanisme, termasuk pemalakan. Bahkan Tito tak segan akan mencopot Kapolres maupun Kapolsek yang tidak mampu mengatasi premanisme.
(mhd)
Berita Terkait
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Sahroni Nilai Aksi Premanisme...
Sahroni Nilai Aksi Premanisme dalam Dunia Usaha Harus Diberantas
Polda Jateng Sebut Penyerangan...
Polda Jateng Sebut Penyerangan Hajatan di Solo Aksi Premanisme
Oknum Pendukung Danny-Fatma...
Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
Dugaan Aksi Premanisme...
Dugaan Aksi Premanisme Hambat Pembangunan Smelter Nikel di Kolaka
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved