Cerita Bupati Jember yang Sadar tentang Nasionalis setelah Ikut Sekolah PDIP

Senin, 09 Juli 2018 - 20:11 WIB
Cerita Bupati Jember...
Cerita Bupati Jember yang Sadar tentang Nasionalis setelah Ikut Sekolah PDIP
A A A
JAKARTA - Sekolah Calon Kepala Daerah yang digelar PDI Perjuangan ternyata membekas bagi Bupati Jember, Faida. Dari wadah penggemblengan ideologi partai inilah, Faida yang pernah menjadi peserta, sadar bahwa dia adalah seorang nasionalis.

“Dari sekolah partai, saya baru tahu bahwa marhaen dan duafa itu sama. Dari pendekatan itulah program-program kerakyatan saya susun,” kata Faida yang berprofesi dokter sebelum masuk ke politik.

Hal itu disampaikan Faida dalam workshop ‘Kaderisasi PDI Perjuangan Memenangkan Hati Rakyat’ yang juga menghadirkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Tulang Bawang Winarti di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Perempuan berjihab ini mengatakan, dia sebelumnya tidak pernah mengikuti dunia aktivis dan pergerakan seperti kepala daerah yang lain. Sebagai seorang dokter dan juga pengusaha, dia lebih banyak aktif di dunia sosial.

“Saya ini seorang ‘mualaf’ politik. Dari sekolah partai PDI Perjuangan, saya jadi tahu saya ternyata seorang nasionalis toh. Saya cocok dengan PDI Perjuangan yang sama-sama memperjuangkan wong cilik dan kaum marhaen,” ujarnya.

Dari sekolah partai, Faida juga sadar bahwa memimpin butuh ideologi. Bahkan, Faida menganalogikan ideologi buat negara sama dengan dengan iman buat manusia.

“Sama dengan manusia yang butuh iman, negara kalau kehilangan ideologi, kehilangan segala-segalanya sebagai negara. Ideologi inilah yang menguatkan ideologi saya sebagai calon pemimpin,” kata perempuan keturunan Arab ini.

Dalam kesempatan itu, Faida juga mengatakan betapa pentingnya kerjasama antara bupati dan parpol di daerah. Misalnya, dalam pengumpulan data masyarakat miskin yang perlu dibantu.

“Jadi partai juga harus punya data (kemisikinan), tidak mengandalkan BPS. Karena partai yang punya struktur sampai bawah lebih tahu kondisi rakyat sebenarnya,” ujar dia.
(sms)
Berita Terkait
Megawati Soekarnoputri...
Megawati Soekarnoputri Mengaku Lelah Pimpin PDI Perjuangan
Dilan-Adnan dan Rahman...
Dilan-Adnan dan Rahman Assegaf Resmi Jadi Jagoan PDI Perjuangan
PDI Perjuangan Rekomendasi...
PDI Perjuangan Rekomendasi Juragan Bangunan Jadi Calom Wabup Tulungagung
Songsong Bulan Bung...
Songsong Bulan Bung Karno, Balitpus Refleksikan Konstruksi Historis PDI Perjuangan
PDI Perjuangan Sumbang...
PDI Perjuangan Sumbang Ratusan APD ke RSUD Salatiga
PDI Perjuangan Berpeluang...
PDI Perjuangan Berpeluang Menang Hattrick di Pemilu 2024
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
7 jam yang lalu
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
7 jam yang lalu
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
8 jam yang lalu
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
9 jam yang lalu
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
10 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved