PPDB NHUN Dibuka, Disdik Jabar Tambah 30.000 Kursi SMA/SMK
Kamis, 05 Juli 2018 - 15:03 WIB
PPDB NHUN Dibuka, Disdik Jabar Tambah 30.000 Kursi SMA/SMK
A
A
A
BANDUNG - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyiapkan 150.000 kursi bagi calon siswa baru untuk tingkat SMK/SMK di Jabar. Kuota tersebut bertambah 30.000 kursi.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi mengatakan, PPDB jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dimulai secara serentak mulai hari ini. Seleksi akan dilaksanakan hingga Selasa 10 Juli 2018.
Kuota kursi yang disiapkan Disdik Jabar untuk mencapai 150.000 kursi. Bertambah 30.000 kursi yang merupakan peralihan dari jalur non-NHUN yang tak terpenuhi. Penambahan ini akan didistribusikan pada masing-masing sekolah sesuai dengan sisa kuota non-NHUN pada sekolah yang bersangkutan.
Dia mengimbau, siswa yang tidak lolos seleksi pada jalur non-NHUN, bisa mengikuti jalur NHUN. Apalagi, dengan tambahan kuota yang lebih banyak, kesempatan masuk ke sekolah negeri semakin terbuka.
"Pertimbangkan dengan matang pilihan sekolahnya. Kami mengimbau kepada orang tua siswa, agar memilih sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal," ujar Hadadi di Bandung, Kamis (5/7/2018).
Menurut dia, pertimbangan pemilihan sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal karena seleksi penerimaan untuk SMA pada jalur NHUN tetap memperhitungkan jarak antara sekolah dan rumah tinggal. Dengan demikian, peluang diterima lebih besar.
Ketua PPDB Jabar Firman Adam mengatakan, pembobotan skor terdiri dari 70 persen nilai Ujian Nasional (UN) dan 30 persen jarak rumah tinggal dengan sekolah tujuan. Sedangkan untuk jenjang SMK tidak mempertimbangkan jarak, tetapi dengan memilih kompetensi keahlian yang diminati.
Skor jarak tersebut diubah disesuaikan dengan terbitnya Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB. Perubahan tersebut sesuai dengan evaluasi hasil NHUN pada jenjang pendidikan SMP/sederajat tahun 2018. Hasil seleksi PPDB jalur NHUN ini akan diumumkan pada Kamis, 12 Juli 2018.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi mengatakan, PPDB jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dimulai secara serentak mulai hari ini. Seleksi akan dilaksanakan hingga Selasa 10 Juli 2018.
Kuota kursi yang disiapkan Disdik Jabar untuk mencapai 150.000 kursi. Bertambah 30.000 kursi yang merupakan peralihan dari jalur non-NHUN yang tak terpenuhi. Penambahan ini akan didistribusikan pada masing-masing sekolah sesuai dengan sisa kuota non-NHUN pada sekolah yang bersangkutan.
Dia mengimbau, siswa yang tidak lolos seleksi pada jalur non-NHUN, bisa mengikuti jalur NHUN. Apalagi, dengan tambahan kuota yang lebih banyak, kesempatan masuk ke sekolah negeri semakin terbuka.
"Pertimbangkan dengan matang pilihan sekolahnya. Kami mengimbau kepada orang tua siswa, agar memilih sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal," ujar Hadadi di Bandung, Kamis (5/7/2018).
Menurut dia, pertimbangan pemilihan sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal karena seleksi penerimaan untuk SMA pada jalur NHUN tetap memperhitungkan jarak antara sekolah dan rumah tinggal. Dengan demikian, peluang diterima lebih besar.
Ketua PPDB Jabar Firman Adam mengatakan, pembobotan skor terdiri dari 70 persen nilai Ujian Nasional (UN) dan 30 persen jarak rumah tinggal dengan sekolah tujuan. Sedangkan untuk jenjang SMK tidak mempertimbangkan jarak, tetapi dengan memilih kompetensi keahlian yang diminati.
Skor jarak tersebut diubah disesuaikan dengan terbitnya Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB. Perubahan tersebut sesuai dengan evaluasi hasil NHUN pada jenjang pendidikan SMP/sederajat tahun 2018. Hasil seleksi PPDB jalur NHUN ini akan diumumkan pada Kamis, 12 Juli 2018.
(zik)