Aliansi Korban Desak Kejelasan Aset Sitaan PT Abu Tours

Senin, 02 Juli 2018 - 21:37 WIB
Aliansi Korban Desak...
Aliansi Korban Desak Kejelasan Aset Sitaan PT Abu Tours
A A A
MAKASSAR - Aliansi gerakan nasional mitra, agen dan jamaah korban travel PT Amanah Bersama Umat (Abu Tours) menggelar pertemuan dengan pimpinan Polda Sulsel, Senin (2/7/2018) siang.

Sejumlah anggota aliansi korban PT Abu Tours itu diterima langsung Irwasda Sulsel Kombes Pol Robert Haryanto di Mapolda Sulsel, kemarin. Di antaranya Ketua Aliansi Gerakan Nasional Muh Amran Aminullah, Ketua Korwil Sulawesi, Maluku, dan Papua Syamsul Rijal, Anugrah dan sejumlah agen dan mitra lainnya.

Menurut juru bicara aliansi, Anugrah menerangkan, di hadapan sejumlah anggota aliansi korban PT Abu Tours itu, Irwasda berjanji bakal terus mengusut dugaan penipuan dan penggelapan dana jamaah oleh Hamzah Mamba melalui perusahaan travelnya. Bahkan diagendakan bakal dilakukan gelar perkara pekan depan.

Sementara Syamsu Rijal yang ditemui kemarin mengaku pihaknya bakal terus mengawal pengusutan kasus itu. Katanya seluruh korban baik jamaah, agen, dan mitra mengharap kejelasan terkait nasib dana mereka.

Salah satu harapan yang tersisah bagi korban, yakni sejumlah aset yang berhasil disita penyidik dari tangan Abu Tours. "Penting kami ketahui sekaitan barang yang disita, seperti yang bergerak dan tidak bergerak, ini semua yang mana-mana sudah disita yang sesuai penetapan pengadilan karena ini harus dikawal. Agar supaya bisa dilakukan pelelangan dan akan diberikan ke para korban. Tidak boleh pihak ketiga yang malah menikmati," katanya.

Selain itu, aliansi juga mempertanyakan perkembangan kasus tersebut. Apalagi sejauh ini penyidik baru menetapkan dua tersangka yakni CEO PT Abu Tours Hamzah Mamba dan Direktur Keuangan M Kasim.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menerangkan, pihaknya menerima aspirasi masyarakat, termasuk korban travel Abu Tours. Terkait itu Dicky menyebutkan penyidik Subdit II Fismondev belum merampungkan penyidikan.

Dicky menyebutkan, hingga saat ini penyidik masih terus mengumpulkan aset Abu Tours yang diduga diperoleh dari dana jamaah. Sejumlah aset bergerak berupa mobil sebanyak lebih 20 unit masih diamankan di Polda Sulsel.

"Nanti akan diatur pengadilan bagaimana mekanismenya. Walau pun tidak bisa mengembalikan secara keseluruhan dana jamaah," jelas Dicky.

Berdasarkan data Polda Sulsel, saat ini jumlah aset PT Abu Tours yang disita, mencapai Rp200 miliar. Dengan rincian aset tidak bergerak seperti tanah dan bangunan sebanyak 23 unit, dengan rincian 17 unit di Kota Makassar, dua unit di Jakarta dan empat di Depok.

Sementara untuk aset bergerak seperti kendaraan, sebanyak 34 unit. Dengan rincian di Kota Makassar berjumlah 16 unit mobil dan empat motor, di Jakarta 13 mobil dan Pelembang satu mobil.

Bukan itu saja, aset elektronik berjumlah 33 unit. Dengan rincian di Kota Makassar 24 Komputer dan tiga laptop, Jaksel dua komputer dan empat kamera. "Barang bukti lain yang disita berupa uang di lokasi kota makassar. Ada uang asing 11.250 Riyal, 140 Dollar Amerika, Rp2.492.000. Begitu juga di lokasi Depok ditemukan 43 Riyal, 7 Ringgt, 1 Dinar, 1 Dollar Amerika, 62 SGD," jelas Dicky.
(rhs)
Berita Terkait
10 Orang Ustaz Pembimbing...
10 Orang Ustaz Pembimbing dari BPHU Indonesia Diundang Syu'uun Diniyyah Masjid An Nabawi Madinah
Impian Umrah Ribuan...
Impian Umrah Ribuan Korban First Travel Kembali Terbuka
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Biro Perjalanan Hadirkan...
Biro Perjalanan Hadirkan Umroh Virtual, Picu Pro dan Kontra
Digendam, Pasangan Lansia...
Digendam, Pasangan Lansia Serahkan Uang Umrah Rp120 Juta
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
3 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
4 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
4 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
4 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
4 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
5 jam yang lalu
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved