KPK Periksa Saksi-Saksi Kasus Suap Proyek Jalan Tulungagung

Senin, 02 Juli 2018 - 21:45 WIB
KPK Periksa Saksi-Saksi...
KPK Periksa Saksi-Saksi Kasus Suap Proyek Jalan Tulungagung
A A A
TULUNGAGUNG - Sedikitnya lima penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Mapolres Tulungagung, Jawa Timur, Senin (2/7/2018). Dengan meminjam salah satu ruangan mapolres KPK melakukan pemeriksaan lanjutan kasus suap proyek infrastruktur jalan Dinas PUPR Tulungagung.

Menurut Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar tidak ada pengamanan khusus dalam pemeriksaan lanjutan ini. Aktivitas KPK juga dipastikan tidak menganggu pelayanan di Mapolres Tulungagung. "Iya memang ada pemeriksaan lanjutan (KPK) yang bertempat di Mapolres Tulungagung," ujar Tofik Sukendar kepada wartawan, Senin (2/7/2018).

Kedatangan penyidik KPK merupakan pertama kali paska operasi tangkap tangan (OTT) 6 Juni 2018 lalu. Dalam OTT KPK menangkap Kepala Dinas PUPR Sutrisno, Agung dari unsur swasta, dan Susilo Prabowo alias Embun kontraktor asal Blitar. Dalam pengembangan KPK juga menahan calon bupati petahana Tulungagung Syahri Mulyo. Syahri diduga menerima suap Rp1,5 miliar untuk proyek infrastruktur jalan. Meski berstatus tersangka, Syahri memenangkan Pilkada Tulungagung.

Meski tidak ada pengamanan khusus, Polres Tulungagung telah menerjunkan sedikitnya 10 orang personel. Pengawalan diberikan ketika penyidik KPK melakukan kegiatan di lapangan. Informasi yang dihimpun, tim KPK tiba di Tulungagung sejak Jumat lalu (29/6). Pemeriksaan saksi diperkirakan berlangsung hingga pekan depan. "Ini dalam rangka sinergitas antara polisi dengan KPK," kata Kapolres.

Terkait saksi siapa saja yang diperiksa, Tofik menolak memberikan keterangan. Dia berdalih hal itu domain KPK. Info lain yang dihimpun, dua orang pegawai dinas PUPR setingkat Kabid (Kepala Bidang), hari ini menjalani pemeriksaan. Sukaji, Kabid Bina Marga PUPR yang terlihat berada di lokasi pemeriksaan mengatakan tidak sedang menjalani pemeriksaan. Dia mengaku hanya mengantarkan berkas yang dibutuhkan. "Saya hanya mengantar berkas yang diminta," ujarnya.
(amm)
Berita Terkait
Kasus Korupsi Proyek...
Kasus Korupsi Proyek Jalan, Jaksa Eksekusi Terpidana Andi Tejo Sukmono
Lantik 4 Pejabat Struktural,...
Lantik 4 Pejabat Struktural, Ketua KPK Minta Ada Terobosan Atasi Korupsi
Obesitas Regulasi Pemberantasan...
Obesitas Regulasi Pemberantasan Korupsi di Indonesia
Selain Oded, KPK Juga...
Selain Oded, KPK Juga Periksa Wabup Sumedang sebagai Saksi Kasus RTH
Diduga Korupsi Bansos,...
Diduga Korupsi Bansos, KPK Tangkap Pejabat Kemensos
KPK Ungkap Ada 8% Pejabat...
KPK Ungkap Ada 8% Pejabat BUMD Tersangkut Korupsi
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
4 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
5 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved