Kemenangan Kotak Kosong Tamparan Buat Parpol

Jum'at, 29 Juni 2018 - 15:25 WIB
Kemenangan Kotak Kosong...
Kemenangan Kotak Kosong Tamparan Buat Parpol
A A A
MAKASSAR - Hasil Pilwalkot Makassar menjadi fenomena tersendiri. Kemenangan kolom kosong atau kotak kosong melawan paslon tunggal menjadi pukulan telak buat para elite politik di Makassar.

Terlebih, paslon tunggal yakni Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), diusung oleh 10 partai, namun mereka takluk dengan kolom kosong yang didukung warga yang tidak sepakat dipimpin oleh paslon yang diusung tersebut.

Dari hasil hitung cepat KPU Makassar hingga Jumat (29/6/2018) siang, kolom kosong masih unggul 52,50 persen, mengalahkan paslon tunggal dengan 47,50 persen dari 80,41 persen suara yang masuk.

Pengamat politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andi Ali Armunanto menilai, kekalahan paslon tunggal dari kolom kosong pada Pilwalkot Makassar menjadi pelajaran untuk elite partai politik.

Armunanto mengatakan, dengan kemenangan kolom kosong maka Pilwalkot Makassar 2020 akan semakin semarak karena memberi peluang pada masyarakat untuk memilih kandidat lain. Parpol pun bisa menjadikan kekalahan paslon tunggal sebagai pelajaran, agar tidak lagi melakukan praktik kartel politik ke depannya.

"Kondisi saat ini sebagai pelajaran agar tidak melakukan praktik kartel politik, dan akan lebih punya peluang ketika mereka mencari kader potensial daripada melakukan praktik kartel seperti ini," jelasnya, kemarin.

Hal ini juga merupakan tamparan keras untuk parpol. Bahkan, kemenangan kolom kosong disebutnya mempermalukan parpol. Menurutnya, sebaiknya parpol mencari calon potensial, daripada hanya ikut meramaikan pilkada dengan hanya mengusung satu calon, tapi kalah atau dipermalukan dalam pilkada.

"Yang pertama, pilihan masyarakat belum tentu sama antara legislatif dan pilkada, sehingga parpol harus memperbaiki figuritas, baik itu di konteks pileg maupun pilkada, jangan asal ambil orang tapi justru menghancurkan image dan basis suara partai," paparnya.

Dengan kekalahan tersebut juga membuat basis massa parpol berantakan, karena orang menganggap yang diusung parpol tidak sesuai dengan meinginan mereka. "Akhirnya mereka lebih memilih kotak kosong," tuturnya.
(zik)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Pencoblosan di TPS 040...
Pencoblosan di TPS 040 Perumnas Antang Makassar Terapkan Protokol Kesehatan
Surat Edaran Pj Wali...
Surat Edaran Pj Wali Kota Makassar Berisi Teknis Pemilihan Dipertanyakan
Timpora Makassar Ikut...
Timpora Makassar Ikut Lakukan Pengamanan Pilkada Serentak
KPU Makassar Siap Distribusikan...
KPU Makassar Siap Distribusikan Kotak Suara Pilkada
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
Berita Terkini
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
9 menit yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
9 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved