Sektor Properti Melambat, Fortune Mate Indonesia Tidak Naikkan Target Penjualan

Selasa, 26 Juni 2018 - 23:45 WIB
Sektor Properti Melambat,...
Sektor Properti Melambat, Fortune Mate Indonesia Tidak Naikkan Target Penjualan
A A A
SURABAYA - Perusahaan yang bergerak di sektor pergudangan, PT Fortune Mate Indonesia Tbk tahun ini membidik angka penjualan sebesar Rp35 miliar, atau sama seperti pencapaian tahun lalu. Perseroan tidak menaikkan target penjualan lantaran situasi bisnis properti yang kurang menggembirakan. Per Maret 2018, penjualan baru tercapai Rp9,8 miliar.

Sekretaris Perusahaan PT Fortune Mate Indonesia Tbk Agustinus Agus Sunarto mengakui tahun ini hingga setahun ke depan, kondisi bisnis properti masih akan melambat. Ini salah satunya dipicu adanya perhelatan pilkada dan pilpres.

Dua momen pesta demokrasi tersebut membuat sejumlah investor menahan diri untuk berinvestasi. “Investor kan butuh kepastian. Sekarang kan lagi tahun politik karena ada pergantian kepemimpinan. Mungkin sektor properti akan kembali tumbuh tahun 2020 mendatang,” katanya, Selasa (26/6/2018).

Saat ini, kata dia, perseroan berkode saham FMII itu memiliki dua proyek pergudangan. Yakni di Fortune Business and Industrial Park yang berada di Jalan Tambak Sawah Sidoarjo dan satu lagi di daerah Romo Kalisari, Surabaya.

Secara umum, kedua proyek tersebut menyasar segmen menengah atas dengan harga perunit mencapai Rp8 miliar. “Kami menyasar segmen menengah atas karena lahan kami terbatas. Kalau dijual di segmen bawah, bisa langsung habis dan kami tidak bisa meningkatkan kinerja perusahaan,” tandas Agustinus.

Menurut dia, pergudangan tetap potensial. Ini dipicu dengan berkembangnya bisnis e-commerce. Bisnis ini merupakan bisnis masa depan. Dimana semua pembelian barang sudah bisa dilakukan hanya melalui gagdet. Nah, gudang merupakan bagian dari penunjang bisnis e-commerce karena barang yang akan dikirim perlu disimpan di gudang.

“Pebisnis e-commerce tentu akan membutuhkan gudang untuk menyimpan barangnya. Tapi secara umum, ke depan sektor properti akan tetap membaik seiring dengan penurunan suku bunga,” tandasnya.
(vhs)
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
42 menit yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
2 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
2 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved