59 Pegawai RS Aria Sentra Medika Kena PHK Tanpa Pesangon

Kamis, 07 Juni 2018 - 01:31 WIB
59 Pegawai RS Aria Sentra...
59 Pegawai RS Aria Sentra Medika Kena PHK Tanpa Pesangon
A A A
TANGERANG SELATAN - Puluhan tenaga medis dan non medis Rumah Sakit (RS) Aria Sentra Medika di Jalan Aria Putra, Kedaung, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menggelar aksi demonstrasi menolak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.

Sudarmianto, perawat ICU yang ikut dalam aksi demo itu mengatakan, aksi para karyawan ini dipicu oleh PHK massal yang dilakukan sepihak oleh manajemen.

"Selama tahun 2018 ini, gelombang PHK telah dilakukan beberapa kali. Hingga kini, total tenaga medis dan non medis yang di PHK sebanyak 57 orang," katanya di Kedaung, Rabu 6 Juni 2018 malam.

Dalam demo itu, para tenaga medis dan non medis berbaris di pinggir jalan, tepat di pinggir jalan, pintu keluar RS Aria Sentra Medika. Mereka membawa poster berisikan protes, dari pagi hingga sore.
59 Pegawai RS Aria Sentra Medika Kena PHK Tanpa Pesangon
Aksi ini sendiri mendapat dukungan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), dan mendapat perhatian pasien rumah sakit. Meski begitu, aksi berjalan lancar.

"Demo ini tentang prosedur PHK yang tidak manusiawi. Mereka beralasan untuk efisiensi. Tapi prosedur pemecatan tanpa sesuai perundangan. Kami dipecat, hanya lewat pesan email dan WA," ungkapnya.

Parahnya, pemecatan itu juga tanpa diikuti dengan pemberian pesangon oleh pihak management rumah sakit, uang koperasi, tunjangan hari tua, dan uang kesehatan.

"Urusannya bukan hanya pesangon, tetapi ada hak kita yang belum dibayar, seperti BPJS, tunjangan asuransi, semua dipotong dari gaji kita. Tapi itu juga belum dibayar. Pesangon juga belum dibayar," paparnya.

Dalam pembayaran gaji bulanan, para karyawan yang rata-rata telah bekerja 5-6 tahun itu juga dibayar dengan cara dicicil perbulannya sebesar Rp3,5-3,7 juta.

"Total pegawai ada 100 lebih. Yang dipecat ada 59 orang. Alasannya untuk efesiensi. Gelombang pemecatan terjadi dari April 2018. Besaran gaji, mulai Rp3,5-3,7 juta. Rata-rata pegawai tetap semua," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
25 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
27 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
27 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
40 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved