Batu Besar di Dermaga TPS Pulau Tidung Ancam Sarana Asian Games

Minggu, 03 Juni 2018 - 22:09 WIB
Batu Besar di Dermaga...
Batu Besar di Dermaga TPS Pulau Tidung Ancam Sarana Asian Games
A A A
JAKARTA - Keberadaan batu besar di dermaga Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, mengancam sarana Asian Games, Aquathon. Sebab keberadaan batu itu menghambat pembuangan sampah dari laut ke deratan.

Di sisi lain, jarak tempuh yang cukup lama memakan waktu seharian, membuat penangan sampah tak bisa dipandang remeh. Sebanyak 13 kapal pengangkut, dimana empat diantaranya bermuatan 90 ton, tidak mampu mengurangi debit sampah di Kepulauan Seribu.

Kondisi itu membuat TPS di Jalan Dermaga RT 05/04, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, semakin dipenuhi sampah. Sampah tak terangkut karena akses kapal besar tidak bisa masuk.

Seorang warga, Abdul Rasid (65), mengaku cukup terganggu dengan kondisi sampah di TPS itu. Sebab kondisi itu berimbas pada sampah di rumahnya yang tidak terangkut. “Sudah hampir tiga hari sampah di depan rumah belum terangkut,” ucap Abdul kepada wartawan, Minggu (3/6/2018).

Selain menyebabkan bau busuk, keberadaan sampah membuat Pulau Tidung mulai dipenuhi lalat. Lalat bertempuk di beberapa kawasan rumah, sehingga membuat pemandangan tak menyenangkan.

Kasudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Yusen Hardiman, mengakui lambatnya penanganan sampah lantaran TPS di dekat dermaga terdapat batu besar yang menghalangi kapal.

Untuk menyiasati masalah ini, pihaknya melakukan beberapa kali proses, mulai dari memindahkan sampah dari TPS ke kapal kecil sebelum nantinya diangkut ke kapal besar.

Belum lagi jarak yang jauh. Yusen menyebut, pihaknya hanya memiliki empat kapal seberat 90 ton. Kapal itu setiap harinya mengantarkan sampah dari Pulau Tidung ke Muara Angke. “Satu perjalanan saja membutuhkan waktu tujuh jam. Kalau PP bisa sampai 14 jam sendiri,” ucap Yusen.

Yusen meminta maaf kepada warga di Kepulauan Seribu. Sebab, akibat batu itu membuat pengangkutan sampah terganggu. Terlebih dalam beberapa hari ini terdapat hari libur, membuat jumlah wisatawan kemudian meningkat.

Terhadap masalah sampah, pihaknya berencana menambah kapal dan meminta Pemprov DKI membangun fasilitas pengolahan sampah dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF). “Kalau ITF ada, waktu kita jadi lebih terbantu dan bisa mudah, karena penggunaan dengan kapal kecil juga bisa,” ucapnya.
(thm)
Berita Terkait
Bareskrim Tetapkan Tersangka...
Bareskrim Tetapkan Tersangka Proyek Venue Asian Games 2018
Masalah Honorarium Panpel...
Masalah Honorarium Panpel Asian Games 2018 Jangan Sampai Salah Alamat
Kuwait Mengirimkan Delegasi...
Kuwait Mengirimkan Delegasi Atlit Terbesar ke Asian Games 19
Jonatan Christie Rebut...
Jonatan Christie Rebut Emas Asian Games 2018, Bidik Prestasi Serupa di Hangzhou
Tanpa Petasan dan Kembang...
Tanpa Petasan dan Kembang Api, Closing Ceremony Asian Games 2022 Tetap Berlangsung Meriah
Jadwal Pertandingan...
Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Asian Games 2022
Berita Terkini
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
16 menit yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
31 menit yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
44 menit yang lalu
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved