Suka Duka Mahasiswa UMM Jalani Puasa Ramadhan 19 Jam di Polandia

Minggu, 03 Juni 2018 - 20:32 WIB
Suka Duka Mahasiswa...
Suka Duka Mahasiswa UMM Jalani Puasa Ramadhan 19 Jam di Polandia
A A A
MALANG - Naiknya suhu udara di Poznan menandakan bahwa musim panas akan segera tiba. Di tengah kesibukan untuk mengatur waktu istirahatnya, Tata Budhi Prasetyo mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berbagi kisahnya menjalani puasa di salah satu kota di Polandia tersebut.

Dalam suasana perbedaan waktu hampir lima jam, Tata sangat bersemangat membagi kisah puasa di negara rantauannya itu. "Alhamdulillah dengan banyak halangan dan rintangan bisa menjalani puasa hampir dua minggu ini," ungkapnya dengan nada bercanda.

Setelah hampir empat bulan berada di Polandia, Tata telah sejak lama mempersiapkan dirinya untuk bisa menjalankan ibadah puasa di negara dengan empat musim.
Suka Duka Mahasiswa UMM Jalani Puasa Ramadhan 19 Jam di Polandia


Walau pun puasa kali ini bukan puasa pertamanya di negara lain, namun Tata mengaku sangat kualahan mengatur waktu istirahatnya dengan waktu santap sahurnya. "Dulu sudah pernah puasa di Singapura tapi gak sesulit ini atur waktu tidur sama sahur," tuturnya.

Mahasiswa asal Malang, Indonesia ini mengaku hanya memiliki waktu enam jam untuk berbuka, Salat Tarawih, istirahat, dan sahur. "Lumayan berat atur waktu berbuka dan sholat tarawihnya soalnya singkat banget waktunya," ucapnya.

Semakin mendekatnya musim panas menjadikan waktu siang di negara tersebut semakin lama, yakni sekitar 19 jam. Tata mengakui bahwa diawal puasa ia lebih sering menghabiskan waktu siangnya di area perpustakaan kampus untuk mencari udara dingin. "Paling gak produktif itu awal-awal tiga empat hari puasa, kerjaanku cuma diam di perpustakaan cari angin dingin dari AC," ceritanya dengan tertawa.

Menjadi minoritas di Negara Renaissance ini tidak menyurutkan semangat beribadah Tata. Bersama teman-teman yang tergabung di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Poznan, Tata membuat acara buka bersama warga Poznan. "Ini biar gak mager (malas gerak) terus dan semangat puasa akhirnya buat bazar makanan khas Indonesia untuk dinikmati bersama warga Poznan saat waktu buka puasa," jelasnya.

Sementara itu, berbeda dengan Tata, dua dara cantik yang juga mahasiswa UMM Elisa Kusno dan Rosida Dewi Faizatul juga memiliki kisah unik puasa bersama warga Polandia dan Romania.

Setelah selesai mengikuti kelas bahasa Romania, Oci sapaan akrab Rosida Dewi dengan semangat menuturkan kisahnya saat diajak berdiskusi tentang sejarah puasa.

"Mereka baru sadar aku puasa itu hari ke dua atau ke tiga yah, aku lupa, tapi waktu mereka tahu mereka langsung tanya-tanya soal puasa," cerita mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMM ini.

Berbeda halnya dengan Oci, Elisa mahasiswa Program Studi Ilmu Teknologi Pangan (ITP) Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) mendapatkan perhatian lebih dari teman-teman asrama dan kelasnya. Ia juga mengaku bisa sampai setiap menit menjawab pertanyaan teman-temannya tentang kondisinya selama berpuasa.

"Mereka jadi lebih perhatian gitu ke aku, tiap menit aku jawab pertanyaan mereka tentang kondisiku yang masih sehat atau gak karena puasa," terang Elisa sambil tertawa.

Meski pun, jauh dari sanak keluarga, ketiga mahasiswa UMM Program Erasmus+ ini mengaku puasa mereka di negeri Eropa sangat berkesan. Mulai harus melupakan jauh-jauh agenda buka bersama dengan teman-teman kelas, sahur on the road, hingga antre takjil gratis di Masjid. "Sedih banget waktu lihat grup kelas mengagendakan buka bersama tapi aku harus absen. Untungnya di sini suasana kekeluargaanya sangat terasa," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Sejumlah Orang Bubarkan...
Sejumlah Orang Bubarkan Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa di Hotel Jakarta
KMB Diharapkan Terus...
KMB Diharapkan Terus Berperan Aktif dan Berkarya di Masyarakat
Gelar Rapimnas I di...
Gelar Rapimnas I di Jakarta, KAMMI Tegaskan Soliditas dan Tolak Upaya Perpecahan
GMNI dan HMI, Organisasi...
GMNI dan HMI, Organisasi Ekstra Kampus yang Diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Kamu Gabung Mana?
Agar Tak Ketinggalan...
Agar Tak Ketinggalan Zaman, Pola Perkaderan HMI Harus Selaras Era Disrupsi
Munaskoh ke-25 Tunjuk...
Munaskoh ke-25 Tunjuk Sri Meisista sebagai Nakhoda Baru KOHATI PB HMI
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
5 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
5 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved