Menyesal Hina Ulama, Anggota Dewan Karawang Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Mei 2018 - 16:33 WIB
Menyesal Hina Ulama,...
Menyesal Hina Ulama, Anggota Dewan Karawang Sampaikan Permohonan Maaf
A A A
KARAWANG - Anggota DPRD Karawang, Hitler Nababan, yang diduga telah menghina ulama melalui grup WhatsApp akhirnya meminta maaf. Pernyataan maaf ini disampaikan anggota Fraksi Demokrat itu saat akan menjalani pemeriksaan di Mapolres Karawang, Kamis (24/5/2018). Hitler mengaku menyesal dan berharap permohonan maaf ini dapat membuat Karawang kembali kondusif.

"Saya sampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh umat muslim, khususnya yang ada di Kabupaten Karawang. Begitu juga permohonan maaf saya sampaikan kepada bapak Prof.DR Amien Rais dan DR. Habis Rizieq. Saya berharap dengan permohonan maaf ini tidak ada lagi kegaduhan dan kondusif seperti semula," kata Hitler.

Menurut Hitler, sebelumnya dia sudah berupaya untuk meminta maaf sekaligus mengklarifikasi atas meme yang di kirim ke grup WhatsApp Banggar DPRD.
Permohonan maaf dan klarifikasi tersebut rencananya akan disampaikan pada Selasa (22/5/2018) kepada Ormas Islam yang tergabung dalam Forum Masyarakat Karawang (FMK).

Namun rencana itu batal dilakukan karena massa sudah keburu emosi dan kemudian sebagian mengeroyok dirinya. "Saya tidak menyangka akan dikeroyok seperti itu. Pada intinya kan kita mau klarifikasi, meluruskan, dan menyampaikan permintaan maaf. Tapi yang kita ketahui yang kita duga, ya begitulah," katanya.

Sementara itu Kapolres Karawang, AKBP Slamet Waloya memastikan kasus pengeroyokan yang menimpa anggota DPRD ini akan terus diproses meski pihak korban tidak membuat laporan.

Alasannya kasus pengeroyokan yang terjadi di Gedung Paripurna DPRD tersebut merupakan perbuatan pidana yang bukan delik aduan. Bahkan Polres Karawang sudah menetapkan 2 orang pelaku pengeroyokan sebagai tersangka. "Kita proses terus hingga selesai untuk kasus pengeroyokan ini, tersangkanya kita kenai Pasal 170 KUHP," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Sopir di Makassar Dikeroyok...
Sopir di Makassar Dikeroyok Karena Dituduh jadi Informan Polisi
Warga Bajoe Diduga Jadi...
Warga Bajoe Diduga Jadi Korban Pengeroyokan 3 Oknum TNI
Keroyok Petugas Tol...
Keroyok Petugas Tol saat Antar Jenazah, Empat Pria Diamankan Polisi
Kasus Pengeroyokan Remaja...
Kasus Pengeroyokan Remaja di Dalam Warnet Berujung Damai
Pemuda di Makassar Dikeroyok...
Pemuda di Makassar Dikeroyok 5 Bersaudara Hingga Jarinya Putus
TPN Kecam Aksi Pengeroyokan...
TPN Kecam Aksi Pengeroyokan Relawan Ganjar-Mahfud oleh Oknum TNI di Boyolali
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
9 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved