Pemprov DKI Yakin ITF Sunter Akan Serap 7.000 Lapangan Kerja

Minggu, 20 Mei 2018 - 17:24 WIB
Pemprov DKI Yakin ITF...
Pemprov DKI Yakin ITF Sunter Akan Serap 7.000 Lapangan Kerja
A A A
JAKARTA - Mengurangi sampah di lingkungan DKI Jakarta, Pemprov DKI Jakarta meresmikan pengelolaan sampah dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF). Selain mengurangi konsumsi sampah Jakarta, pembukaan fasilitas ini menyerap lapangan kerja mencapai 7.000 orang.

“Saya ingin menekankan bahwa ini (ITF) akan menciptakan hampir 1.000 lapangan kerja selama proses konstruksi. Sebanyak 5.000 lapangan kerja baru yang dapat dihasilkan (usai konstruksi), dan 1.000 teknisi operasional,” ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat meresmikan ITF Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (20/5/2018).

Sandi mengatakan, pembangunan ITF Sunter ini elibatkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan perusahaan asal Finlandia, Fortum menjadi jawaban bagi warga Jakarta yang membutuhkan pekerjaan. Sehingga warga yang selama ini belum mendapatkan pekerjaan, menjadi terafiliasi.

Bagi Sandi, ITF Sunter diyakini bisa menjadi alternatif lapangan pekerjaan baru bagi warga Jakarta khususnya Jakarta Utara. Kedepannya generasi muda bisa memperoleh pekerjaan yang layak dengan kehadiran ITF Sunter.

Sandi menambahkan, ITF Sunter mampu mengurangi produksi sampah, pembakaran melalui ITF dapat menghasilkan 36-40 kilowatt sampah.“Kita harus bisa memastikan ITF Sunter ini akan dapat mengurangi bom waktu sampah yang kita hadapi,” ujarnya.

Kedepannya, pembangunan serupa juga akan dibangun di Marunda, Jakarta Utara serta masing-masing di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Sehingga kedepan akan ada empat fasilitas serupa yang dibangun untuk mengurangi volume sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, Isnawa Adji mengatakan pengelolaan ITF Jakarta akan mengurangi sampah Jakarta sebanyak 25% dari total 2.220 ton setiap harinya. “Setiap hari kan produksi sampah 7.100 ton, nah dengan ini akan berkurang. Kalau di setiap wilayah ada, maka penyaluran ke TPST Bantar Gebang akan berkurang,” ujarnya.

Menurut Isnawa, ITF merupakan sistem pengolahan sampah ramah lingkungan dengan proses termal. Dengan empat ITF di wilayah Jakarta bisa mewujudkan DKI Jakarta sebagai salah satu kota dalam percepatan pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

"Target pengurangan sampah di tahun 2018 sebesar 14% dari prediksi timbulan sampah atau sebesar 1.016 ton per harinya. Di tahun 2022 kami berharap pengurangan sampah disumber bisa mencapai 26% dari total prediksi timbulan sampah atau mencapai 1.963 ton per harinya," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
22 menit yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
1 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
1 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
2 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved