ITS Tak Akui Dua Bomber Sebagai Alumni

Selasa, 15 Mei 2018 - 20:42 WIB
ITS Tak Akui Dua Bomber...
ITS Tak Akui Dua Bomber Sebagai Alumni
A A A
SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menolak dua bomber Anton Ferdianto dan Budi Satrijo sebagai alumni.Meski keduanya tercatat pernah menempuh pendidikan di ITS. Namun pihak kampus secara tegas menolak keduanya sebagai alumni. Rektor ITS Joni Hermana menuturkan, terduga teroris atas nama Anton Ferdianto memang pernah tercatat sebagai mahasiswa D-III Teknik Elektro ITS pada 1991. Namun hanya menjalani kuliah satu tahun saja, selanjutnya tidak aktif kembali.

“Atas dasar tersebut bisa dikatakan dia bukanlah alumnus ITS. Kami tidak mengetahui status yang bersangkutan selanjutnya,” ujar Joni di Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Joni melanjutkan, terduga teroris lainnya, Budi Satrijo juga pernah tercatat sebagai mahasiswa Teknik Kimia program studi S-1 angkatan 1988 dan lulus pada 1996. Pada masa studinya, kata dia, Budi tidak memperlihatkan tanda-tanda mencurigakan, normal seperti mahasiswa lainnya. Bahkan, Budi terpatau aktif dalam kegiatan berwirausaha ketika masih berada di kampus.“Sebagai alumnus yang lulus 22 tahun lalu, seluruh aktivitas yang bersangkutan tentunya di luar sepengetahuan ITS dan semua merupakan tanggungjawab pribadi masing-masing di depan hukum,” sebutnya.

Lebih lanjut Joni menjelaskan, ITS memiliki seratus ribu lebih alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. Sementara alumnus yang aktif dalam kegiatan alumni hanya sekitar seribu orang. Sedang kedua terduga pelaku tersebut merupakan alumni yang tidak pernah aktif di ITS.

“Selama ini kegiatan yang terkait alumni terhimpun dalam Ikatan Alumni (IKA) ITS. Kami bekerja sama dengan IKA ITS. IKA-lah yang menentukan siapa alumni yang akan menjadi pembicara jika diundang dalam acara ITS dan kedua terduga pelaku ini tidak pernah menjadi pembicara,” ucapnya.Jadi kesimpulannya atas tindakan kedua terduga pelaku teror tersebut, pihaknya tidak memiliki kaitan dengan apa yang mereka lakukan setelah lulus atau tidak terlibat lagi dengan ITS.
(vhs)
Berita Terkait
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Ledakan Keras di Mako...
Ledakan Keras di Mako Brimob Polda Jatim, Tak Ada Korban Jiwa
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
11 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
12 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
12 jam yang lalu
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
13 jam yang lalu
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
13 jam yang lalu
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
14 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved