Masyarakat Kecam Aksi Keji Teroris

Minggu, 13 Mei 2018 - 10:50 WIB
Masyarakat Kecam Aksi...
Masyarakat Kecam Aksi Keji Teroris
A A A
MALANG - Aksi terorisme di Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapat kecaman dari berbagai kalangan masyarakat. Aksi pelaku terorisme, sudah melampaui batas peri kemanusiaan.

Wakil Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila, Haryono menyatakan, aksi terorisme adalah tindakan keji melawan kemanusiaan. "Terorisme jelas melawan Pancasila, dan negara. Maayarakat tidak boleh takut," tegasnya.

Dia meminta masyarakat harus tenang dan waspada. Para pelaku terorisme, sengaja membuat kegaduhan dan ketakutan agar masyarakat panik, emosional dan mudah diprovokasi. Masyarakat harus bersatu, serta menggunakan nalar dan nurani untuk membangun persatuan.

Guru besar bidang sejarah Universitas Negeri Malang (UM) tersebut, juga menyatakan agar pemerintah segera melakukan tindakan tegas, cepat, dan tepat dalam menangani kasua terorisme.

Rasa keprihatinan juga diungkapkan oleh Uskup Malang, Monsignor (Mgr) Henricus Pidyarto. Aksi terorisme, adalah tragedi kemanusiaan dan bentuk kekejian. "Masyarakat tidak boleh takut dan kalah dari aksi terorisme. Mari kita bersatu, dan berdoa untuk negara," ujar pemimpin Gereja Katolik di wilayah Keuskupan Malang.

Kepala Polres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengaku, langsung melakulan siaga satu ketika terjadi aksi terorisme di Kota Surabaya. "Kita perketat penjagaan perbatasan, pusat keramaian, dan melakukan patroli di sejumlah gereja," terangnya.

Dia mengimbau, agar masyarakat tetap tenang, tapi waspada dan melakukan bantuan penjagaan keamanan lingkungan masing-masinh. "Apabila ada hal yang mencurigakan, segera lapor ke kepolisian," imbuhnya.

Hal serupa juya dilakukan Kepala Polres Malang Kota, AKBP Asfuri. Seluruh kekuatan di Polsek-polsek langsung melakukan pengamanan di masing-masing gereja. "Kami juga sedang menggelar apel pengamanan, untuk mengamankan seluruh wilayah Kota Malang, dan sekitarnya," tegasnya.

Untuk diketahui, Kadiv Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera memberikan update terkait ledakan bom yang terjadi di Surabaya, Minggu (13/5/2018). Dari keterangan yang disampaikan kepada wartawan, dia menjelaskan saat ini ada delapan yang tewas dan 38 luka (kini berada di rumah sakit).
(rhs)
Berita Terkait
6 Teror Bom di Indonesia...
6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
Belum Ada Motif Terorisme...
Belum Ada Motif Terorisme dalam Aksi Penyanderaan di Kelab Malam Belanda
NU Kutuk Keras Aksi...
NU Kutuk Keras Aksi Terorisme di Saat Jabar Dilanda Bencana Alam
Dua Aksi Teror dalam...
Dua Aksi Teror dalam Seminggu, Kosgoro 57: Ada Pergeseran Tren Pelaku
Dorong Pencegahan Terorisme,...
Dorong Pencegahan Terorisme, Alissa Wahid Ajak Berbagai Pihak Lebih Peka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
Berita Terkini
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
29 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved