Kementerian LH Gerebek Pabrik Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya

Selasa, 08 Mei 2018 - 21:49 WIB
Kementerian LH Gerebek...
Kementerian LH Gerebek Pabrik Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya
A A A
JOMBANG - Dengan dikawal aparat kepolisian, puluhan petugas dari Kementrian Lingkungan hidup (LH) menggerebek sebuah pabrik pengolah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (8/5/2018) sore.

setelah melakukan penggeledahan, petugas menemukan ribuan ton limbah B3 yang disimpan di empat gudang dan sudah siap untuk diolah menjadi bahan alumunium. Tanpa menunggu lama, petugas langsung menyegel area penyimpanan limbah B3 tersebut sebagai barang bukti.

Heru Sutopo, Ketua Tim Penyidik Kementrian Lingkungan Hidup menjelaskan, selama ini tercatat 160 lebih pabrik di Kabupaten Jombang yang menjalankan bisnis mengolah limbah B3 untuk dijadikan bahan alumunium.

Karena sangat berbahaya, beberapa waktu lalu kementerian lingkungan hidup sudah memperingatkan para pengusahanya untuk menghentikan aktifitasnya. "Namun meski sudah diperingatkan, ternyata masih ada saja pabrik yang diam-diam tetap beroperasi," ujar Heru.

Bahkan ironisnya, kata Heru, sisa olahan limbah selama ini dibuang sembarangan diberbagai tempat dan mengancam kesehatan ribuan warga lainnya karena dapat memicu timbulnya penyakit kanker, infeksi saluran pernafasaan dan berbagai penyakit lainnya. "Atas dasar tersebut, petugas langsung mengambil tindakan tegas dan akan menyeret pemilik pabrik ke ranah hukum," pungkasnya.

Akibat perbuatannya, para pengusaha yang bandel dan tetap melakukan pengolahan limbah di Kabupaten Jombang ini akan dijerat dengan undang-undang lingkungan hidup dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp3 Miliar.

(nag)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Parah! 33 Ton Limbah...
Parah! 33 Ton Limbah Medis Berbahaya RSUD Natuna Menumpuk Selama 15 Tahun
Atasi Masalah Lingkungan,...
Atasi Masalah Lingkungan, PPLI Tekankan Pemusnahan Limbah Medis
Jokowi Minta 18.000...
Jokowi Minta 18.000 Ton Limbah Medis Covid-19 Dihancurkan
Limbah B3 Medis Covid-19...
Limbah B3 Medis Covid-19 Capai 18 Juta Ton, Luhut: Sangat Bahaya Tak Ada Waktu Main-main!
Hanya 13 Perusahaan...
Hanya 13 Perusahaan Miliki Izin Buang Limbah ke Sungai
Limbah Dibuang ke Sungai...
Limbah Dibuang ke Sungai Cisadane, Diduga dari Pengepul Plastik Bekas
Berita Terkini
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
2 jam yang lalu
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
3 jam yang lalu
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
3 jam yang lalu
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
3 jam yang lalu
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
4 jam yang lalu
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
6 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved