Bekasi Alokasikan Dana Rp6,8 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot

Selasa, 08 Mei 2018 - 22:50 WIB
Bekasi Alokasikan Dana...
Bekasi Alokasikan Dana Rp6,8 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan dana subsidi sebesar Rp6,8 miliar untuk mengoperasikan armada bus Trans Patriot. Nantinya, tarif yang dibebankan ke penumpang hanya 50%, sedangkan sisanya ditanggung pemerintah setempat.

Kabid Pengembangan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, M Solikhin mengatakan, subsidi tersebut untuk membiayai tarif penumpang yang seharusnya Rp7.000 setiap orang menjadi Rp3.500."Kita subsidi setengah tarifnya, jadi tarif Trans Patriot murah," kata Solikhin pada wartawan Selasa (8/5/2018).

Menurut Solikhin, tahun depan alokasi dana subsidi akan ditambah menjadi Rp7,4 miliar. Penambahan dana dilakukan berdasarkan kajian dari pemerintah bahwa jumlah penumpang Trans Patriot akan mengalami peningkatan. Namun peningkatannya secara bertahap.

"Kajian awal kami ada sebanyak 15-16 penumpang di setiap satu armada dengan kapasitas 41 orang," ungkapnya. Untuk penyandang disabilitas, lanjut Solikhin, memang sudah disediakan kursi khusus untuk dua orang setiap armadanya.

Solikhin menjelaskan, tahap pertama bus akan dioperasikan untuk trayek Terminal Bekasi sampai Harapan Indah. Pihaknya sengaja menyasar kedua tempat itu dengan pertimbangan tingginya aksesabilitas masyarakat di sana.

Sebab, lanjut dia, dilintasan tersebut ada tiga stasiun di antaranya Stasiun Bekasi dan Stasiun Bekasi Timur di Jalan Ir. H. Djuanda, serta Stasiun Kranji di Jalan Jendral Sudirman."Jalur lintasan ini memang kantong konsentrasi penumpang nantinya," ujarnya.

Menurut Solikhin, transportasi ini difokuskan menjadi angkutan pengumpan atau penghubung dengan angkutan umum yang lain. Dia mencontohkan, angkutan ini akan terintegrasi dengan Kereta Rel Listrik (KRL) dan kereta api ringan (light rapid transit/LRT).

"Sistem seperti ini yang bakal memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kemudahan transportasi," paparnya. Saat ini, pemerintah tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) Bekasi sebagai payung hukum dalam mengoperasikan armada ini.

Untuk itu, pemerintah akan mendelegasikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) sebagai pengelola bus. Dasar penunjukkan PDMP, mengacu pada Peraturan Pemerintah No 54/2017 tentang BUMD.

(whb)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Jaga Pasokan Pangan,...
Jaga Pasokan Pangan, 3 Pasar di Bekasi Beroperasi hingga Malam
Wilayah di Bekasi yang...
Wilayah di Bekasi yang Menggunakan Nama Harapan
K-eco Pax Global Bangun...
K-eco Pax Global Bangun Ruangan Lab Komputer di Sekolah Tunas Alam
Wali Kota Bekasi Minta...
Wali Kota Bekasi Minta Mendikbud Rumuskan Kebijakan Keringanan Biaya Kuliah Warganya
Agustus 2020, Pembangunan...
Agustus 2020, Pembangunan Underpass Bulak Kapal Dimulai
Hujan sejak Siang, Sejumlah...
Hujan sejak Siang, Sejumlah Permukiman Warga di Kota Bekasi Mulai Tergenang
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
44 menit yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
45 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
3 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
3 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
4 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved