Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Pahami Area Rawan Korupsi

Selasa, 08 Mei 2018 - 17:16 WIB
Mendagri Ingatkan Kepala...
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Pahami Area Rawan Korupsi
A A A
SEMARANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kembali memperingatkan kepada para pasangan calon (paslon) kepala daerah di Jawa Tengah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, supaya tidak melakukan berbagai praktik tindak pidana korupsi.

"Saya ingatkan kembali kepada seluruh kepala daerah dan calon kepala daerah untuk lebih memahami area rawan korupsi dan lebih memahami sistem tata kelola pemerintahan yang lebih berwibawa dan lebih bermartabat," tegas Tjahyo Kumolo seusai menghadiri acara Pembekalan Antikorupsi dan Deklarasi LHKPN Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jateng 2018 di Quest Hotel Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/5/2018).

Dia menerangkan, area rawan korupsi yang disebutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) antara lain terkait perencanaan APBD, penganggaran APBD, pelaksanaan APBD, perizinan, pembahasan dan pengesahan regulasi, pengelolaan pendapatan daerah, rekrutmen, promosi, mutasi dan rotasi kepegawaian, pelayanan publik dan proses penegakan hukum.

Untuk itu, Mendagri menyambut baik adanya pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari setiap calon kepala daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota oleh KPU sebagai bentuk transparansi dan upaya pencegahan korupsi.

"Pengumuman LHKPN tersebut membangun prinsip jujur dan LHKPN memang harus dipublikasikan agar masyarakat mengetahuinya, kalau nanti sampai terbukti tidak jujur, saya kira ada sanksi moral dari masyarakat," jelasnya.

Namun, Mendagri mengajak masyarakat dari berbagai lapisan dan latar belakang untuk bersama melawan korupsi karena dinilai sangat merugikan keuangan negara. "Mari kita bersama-sama mewujudkan pemilu yang bermartabat, jujur, bersih, demokratis, dan tanpa politik uang," pintanya.
(wib)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
KPK Endus Potensi Korupsi...
KPK Endus Potensi Korupsi Dalam Pilkada Serentak 2020
Jelang Pilkada 2024,...
Jelang Pilkada 2024, Biaya Mahal Jadi Sorotan karena Lingkaran Setan Korupsi
Jadikan Hakordia dan...
Jadikan Hakordia dan Pilkada Serentak 2020, Momentum untuk Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa dalam Budaya Antikorupsi
Mahasiswa Minta Kejagung...
Mahasiswa Minta Kejagung Usut Dugaan Korupsi APBD Kota Bekasi
Cegah Korupsi Calon...
Cegah Korupsi Calon Kepala Daerah, KPK Bakal Kawal Pilkada 2020
KPK Harap Perbup Pendidikan...
KPK Harap Perbup Pendidikan Anti Korupsi Jadi Role Model di Sulsel
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
19 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved