30 Rumah di Malabar Terbakar, 4 Orang Terluka
Kamis, 03 Mei 2018 - 13:36 WIB
30 Rumah di Malabar Terbakar, 4 Orang Terluka
A
A
A
BANDUNG - Sebanyak 30 rumah di Jalan Karees Kulon RT 03/06, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, ludes terbakar, Kamis (3/5/2018) pukul 10.00 WIB. Kebakaran yang diduga dipicu oleh ledakan tabung gas LPG itu, juga mengakibatkan tiga petugas DKPB Kota Bandung dan seorang warga terluka.
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan, berdasarkan informasi, kebakaran berawal dari rumah salah satu warga di RT 03/06 menyusul ledakan gas elpiji. Kondisi angin kencang di lokasi kejadian, membuat api cepat membesar.
"Ada 30 rumah yang terbakar. Untuk memadamkan api, kami menurunkan 24 mobil pemadam dibantu tim rescue dan PMI Kota Bandung" kata Ferdi Ligaswara di lokasi kebakaran.
Ferdi mengemukakan, rumah penduduk yang terbakar merupakan bangunan semipermanen. Akibatnya, api cepat merambat dari bangunan satu ke bangunan lain. "Korban sementara anggota damkar ada tiga orang, mereka terluka saat memadamkan api. Ada yang kesetrum dan luka bakar. Saat ini tengah dalam perawatan," ujar dia.
Selain kondisi angin kencang dan rumah semipermanen, ungkap Ferdi, upaya pemadaman juga terkendala lokasi titik api yang berada di tengah permukiman padat. Akibatnya mobil pemadam tak bisa mendekat ke titik api. Akhirnya petugas DKPB menyambut selang agar bisa memadamkan titik api.
"Sekarang api sudah bisa dikuasai dan dipadamkan. Petugas saat ini sedang melakukan pendinginan," kata Ferdi.
Sementara itu, Kapolsek Lengkong Kompol Ari Purwanto mengungkapkan, selain petugas damkar, ada salah seorang warga yang juga menjadi korban dalam kejadian tersebut.
"Korban atas nama Taufik umurnya 23 tahun, mahasiswa. Korban mengalami luka bakar ringan di tangan. Saat itu, korban Taufik hendak menyelamatkan diri," katanya.
Ditanya soal penyebab kebakaran, Kapolsek mengatakan pihaknya masih tengah penyelidikan. "Masih diselidiki. Kami belum bisa menyimpulkan."
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan, berdasarkan informasi, kebakaran berawal dari rumah salah satu warga di RT 03/06 menyusul ledakan gas elpiji. Kondisi angin kencang di lokasi kejadian, membuat api cepat membesar.
"Ada 30 rumah yang terbakar. Untuk memadamkan api, kami menurunkan 24 mobil pemadam dibantu tim rescue dan PMI Kota Bandung" kata Ferdi Ligaswara di lokasi kebakaran.
Ferdi mengemukakan, rumah penduduk yang terbakar merupakan bangunan semipermanen. Akibatnya, api cepat merambat dari bangunan satu ke bangunan lain. "Korban sementara anggota damkar ada tiga orang, mereka terluka saat memadamkan api. Ada yang kesetrum dan luka bakar. Saat ini tengah dalam perawatan," ujar dia.
Selain kondisi angin kencang dan rumah semipermanen, ungkap Ferdi, upaya pemadaman juga terkendala lokasi titik api yang berada di tengah permukiman padat. Akibatnya mobil pemadam tak bisa mendekat ke titik api. Akhirnya petugas DKPB menyambut selang agar bisa memadamkan titik api.
"Sekarang api sudah bisa dikuasai dan dipadamkan. Petugas saat ini sedang melakukan pendinginan," kata Ferdi.
Sementara itu, Kapolsek Lengkong Kompol Ari Purwanto mengungkapkan, selain petugas damkar, ada salah seorang warga yang juga menjadi korban dalam kejadian tersebut.
"Korban atas nama Taufik umurnya 23 tahun, mahasiswa. Korban mengalami luka bakar ringan di tangan. Saat itu, korban Taufik hendak menyelamatkan diri," katanya.
Ditanya soal penyebab kebakaran, Kapolsek mengatakan pihaknya masih tengah penyelidikan. "Masih diselidiki. Kami belum bisa menyimpulkan."
(zik)