Protes Ketua Ormas, Muslimat NU dan GP Ansor Datangi Mapolres Tapsel

Kamis, 26 April 2018 - 13:56 WIB
Protes Ketua Ormas, Muslimat NU dan GP Ansor Datangi Mapolres Tapsel
Protes Ketua Ormas, Muslimat NU dan GP Ansor Datangi Mapolres Tapsel
A A A
TAPANULI SELATAN - Puluhan massa Muslimat NU dan Gerakan Pemuda Ansor, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendatangi Mapolres Tapsel. Kedatangan massa untuk memberikan dukungan kepada Rosmilawati, korban penganiayaan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan berinisial FS dan rekan-rekannya.

“Kami datang untuk memberikan dukungan moril kepada dia (Rosmilawati). Dia merupakan bagian dari perempuan dan kami harus memberikan dukungan,”tutur Ketua Muslimat NU Tapsel Maysaroh Dalimunthe.

Dia menyayangkan sikap ketua dan anggota ormas yang menganiaya para perempuan pekerja di perusahaan perkebunan. “Mereka perempuan dan hanya pekerja di perusahaan itu, tapi mereka ikut menjadi korban kepentingan,” ujarnya.

Dia berharap pihak kepolisian menindak tegas pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap Rosmilawati dan perempuan lainnya yang menjadi korban kebiadaban di salah satu perkebunan.

Pernyataan sama juga datang dari Ketua GP Ansor Tapsel, Asrul Fandi Sipahutar. Dia mengatakan, GP Ansor mendukung upaya pihak kepolisian dalam menegakkan hukum di wilayah Polres Tapsel.

”Selain ingin menyatakan dukungan terhadap korban, kami juga ingin menyatakan dukungan kepada Polres Tapsel yang berani bertindak menegakkan hukum,” imbuhnya.

Dia menilai, perbuatan FS dan anggotanya sudah melanggar hukum. Apalagi yang menjadi korban penganiayaan tersebut adalah perempuan. ”Ketua dan anggota ormas itu layak diberikan hukuman yang setimpal,” terangnya.

GP Ansor Tapsel siap memberikan bantuan apabila pihak kepolisian membutuhkannya. Dia juga berharap kepada pihak kepolisian secepatnya menangkap para pelaku lain, sehingga ada efek jera. Selain itu, GP Ansor juga mendukung polisi untuk mengungkap jaringan dan praktik penyalahgunaan narkoba yang melibatkan FS.
(rhs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0869 seconds (10.55#12.26)