Perempuan Zaman Now Harus Turut Serta dalam Membangun Daerah

Senin, 23 April 2018 - 13:17 WIB
Perempuan Zaman Now...
Perempuan Zaman Now Harus Turut Serta dalam Membangun Daerah
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Puncak peringatan HUT Kartini ke-139 tahun 2018 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng diperingati dengan sejumlah kegiatan. Terutama, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se Kabupaten Kobar yang menggelar sejumlah kegiatan. Menurut Bupati Kobar, Nurhidayah, dirinya kembali mengingatkan betapa pentingnya emasnsipasi wanita dalam pembangunan Daerah.

Dia menuturkan, peran seorang perempuan “jaman now” di era globalisiasi memang serba dituntut untuk selalu berperan aktif. Karena seperti diketahui bersama di era reformasi keterbukaan, saat ini perempuan tidak hanya di pandang sebelah mata lagi. Namun dituntut bisa memposisikan diri mengambil kebijakan dan bermanfaat bagi banyak orang.

"Salah satu contoh nyata terbuki bahwa bangsa kita pernah dipimpin oleh seorang perampuan, Ibu Megawati, dan masih banyak contoh lainnya, dan ini sebagai penyemangat kita kedepan khusunya bagi kaum perempuan di Kobar," ujar Nurhidayah saat menghadiri Peringatan HUT Kartini, di Aula Hotel Avilla Pangkalan Bun.

Tidak terkecuali di Kabupaten Kobar yang saat ini juga dipimpin oleh perempuan yang tentunya menjadi harapan besar dalam pembangunan.

"Kita harus mewujudkan keingina RA Kartini yang mengingimkan perempuan sejajar dengan pria, dan secara perlahan terlibat dalam pembangunan," jelasnya.

Nuhidayah menambahkan, salah satu cara keterlibatan perempuan dalam pembangunan, yakni mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.

"Saya berharap ada warna baru dari DPRD Kobar, dengan didominasi kaum perempuan. Besar harapan saya ketua DPRD yang terpilih nantinya juga seorang perempuan," imbuhnya.

Meski demikian, lanjut bupati, setinggi-tinginya jabatan seorang perempuan di lembaga pemerintahan tentunya juga harus tetap ingat akan kodratnya sebagai Istri dan ibu dari anak-anaknya. Pengabdian terhadap Bangsa dan Negara harus diimbangi dengan pengabdian di keluarga.

"Perempuan dituntut untuk bisa memposisikan diri, jangan sampai kita pandai mengurus masyarakat, namun keluarga terabaikan," tukasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Penasehat GOW Kobar, yang juga istri wakil bupati Kobar, Mina Irawati mengatakan, di era yang serba digital Kartini muda diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan agar dapat bersaing dengan laki laki.

"Namun demikian, setinggi apapun peran seorang perempuan di masyarakat, tentu tidak boleh melupakan kodratnya," kata Mina.

Terlebih perempuan adalah benteng utama keluarga yang mendidik karekater dan menghasilkan generasi-genarasi hebat, yang memiliki akhlak paling mulia. inilah yang menjadi tantangan paling berat kita kedepannya.

"Melalui kegiatan ini diharapkan kita, bisa menjadi perempuan yang sesuai harapan dan perjuangan RA Martini, yang mampun manghadapi tantangan baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Pegiat Pertanian Asal...
Pegiat Pertanian Asal Rongkong Raih Penghargaan Oase Kabinet Indonesia Maju
Kunjungi Kelompok Pembuat...
Kunjungi Kelompok Pembuat Kebaya Payet, Suhartina Dorong Perempuan Berdaya
Mengabdi 13 Tahun, Nakes...
Mengabdi 13 Tahun, Nakes di Gowa Raih Penghargaan Oase Kabinet Indonesia Maju
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
4 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved