Pesan Luhur dari Baduy untuk Kehidupan

Minggu, 22 April 2018 - 14:22 WIB
Pesan Luhur dari Baduy...
Pesan Luhur dari Baduy untuk Kehidupan
A A A
SERANG - Warga Baduy sudah kembali ke kampungnya masing-masing untuk beraktivitas. Wajah mereka penuh sukacita setelah melakukan perjalanan jauh, demi melaksanakan perintah para leluhur mereka guna menyampaikan 'pesan' kepada Bapak Gede atau Gubernur Banten Wahidin Halim.

Sebanyak 1.341 warga Baduy luar diangkut menuju Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak menggunakan bus yang disediakan Pemprov Banten. Sedangkan 47 orang warga Baduy harus berjalan kaki ratusan kilometer tanpa mengenakan alas kaki melewati bukit dan aspal jalanan yang panas.

Sebelumnya, warga Baduy singgah di Pendopo Bupati Lebak, Bupati Pandeglang, Bupati Serang dan malam puncak bertemu dengan Bapak Gede.

Semalam, warga Baduy sudah bertemu dan 'dijamu' oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di Halaman Museum Banten, Kota Serang. Sebagai bentuk terima kasih mereka membawa hasil pertanian seperti pisang, gula aren, beras, kacang-kacangan yang diberikan dengan sukarela tanpa berharap imbalan.

Selain itu, perwakilan dari warga Baduy Jaro Saija, menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk menjaga tanah ulayat atau adat seluas kurang lebih 5.380 hektare dari tangan-tangan yang ingin merusaknya.

Sebab, bila pemerintah tidak menjaga dikhawatirkan bencana alam seperti banjir bahkan tsunami dapat terjadi di daerah Selatan Banten. "Itu (bencana alam) mudah-mudahan tidak terjadi," kata Saija di hadapan WH. Sabtu (21/4/2018) malam.

Menanggapi permintaan tersebut, WH berjanji akan menjaga kelestarian alam di tanah ulayat dengan tidak akan mengizinkan bangunan apa pun berdiri di tanah adat Kanekes yang dapat merusak alam.

Mantan Wali Kota Tangerang itu juga meminta kepada warga Baduy agar mengawasi para wisatawan yang masuk kedalam kawasan adat. Sebab, dikhawatirkan dapat merusak tradisi dan alam yang ada di sana.

"Di sana mereka hidup damai, mereka tenteram. Mereka tidak terpengaruh budaya luar dan termasuk budaya-budaya lainnya. Mereka adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam," kata WH.

WH mengaku bangga dan mengapresiasi warga Baduy yang hidup harmonis dengan alam. Pemprov Banten bersama Pemkab Lebak akan sekuat tenaga menjaganya.
(zik)
Berita Terkait
Kunjungi Baduy Dalam,...
Kunjungi Baduy Dalam, Kajati Banten Siswanto Komitmen Jaga Hak Ulayat
Pemprov Banten Bangga...
Pemprov Banten Bangga Saksikan Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Suku Baduy
Erick Thohir Perintahkan...
Erick Thohir Perintahkan BUMN Bantu Warga Baduy Pasca Kebakaran
Peduli Stunting, IHC...
Peduli Stunting, IHC Realisasikan TJSL Kesehatan untuk Masyarakat Baduy
Politisi Perempuan PAN...
Politisi Perempuan PAN Apresiasi Pelestarian Budaya Baduy
Susun Raperda Desa Adat,...
Susun Raperda Desa Adat, Pansus DPRD Banten Minta Masukan Suku Baduy
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
4 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
6 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved